Lehernya Digorok Penumpang, Sopir Taksi Online ini Mulai Membaik

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan (dua kanan) berbincang dengan ibu korban di ruang tunggu RS Hermina Ciruas, Selasa (3/12). Foto: Radar Banten

Kesehatan Varis Andriawan (21) mulai membaik. Sopir taksi online itu telah menjalani operasi di RS Hermina Ciruas usai digorok, Senin (2/12).

“Semalam operasinya (Senin, 2/12) sekira jam 12 (00.00, red). Alhamdulillah sekarang sudah mulai membaik, tadi sudah bisa diajak berbicara,” kata ayah Varis, Torkhani, Selasa (3/12).

Varis menjadi korban pembegalan pada Senin (2/12) sekira pukul 18.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di Tol Tangerang-Merak, KM 62 Kragilan, Kabupaten Serang. Korban yang baru setahun menjadi sopir taksi online itu dibegal oleh Dadan, penumpangnya.

“Baru sekitar setahun jadi sopir Grab, sebelumnya jadi ojek online (daring-red) di Jakarta,” kata warga Jembatan Lima, Jakarta Barat itu.

Pelaku Dadan memesan taksi online dari Jakarta menuju Serang. Sebelum sampai tujuan, Dadan meminta korban menepi ke bahu jalan. Dia berdalih ingin buang air kecil.

Tanpa curiga korban menuruti kemauan pelaku. Saat kendaraan berhenti, pelaku langsung menggorok leher korban dengan senjata tajam (sajam).

Beruntung, korban dapat keluar dari mobil dan meminta pertolongan. Petugas PT Marga Mandala Sakti (MMS) yang kebetulan tidak jauh dari lokasi mendatangi korban dan membawanya ke RS Hermina Ciruas.

“Saya langsung gemetar dengar anak saya dirampok. Saya bersama istri (Nurcahyani-red) langsung ke sini (rumah sakit-red),” kata pria asal Kendal, Jawa Tengah itu.

Melihat korbannya keluar, pelaku kabur membawa mobil korban. Diduga panik, pelaku justru menabrak sebuah tronton di KM 66 Tol Tangerang Merak. Pelaku sempat tidak sadarkan diri dan dibawa ke RS Sari Asih.

“Pelaku ini mengalami kecelakaan di jalan tol dan telah diamankan oleh petugas kami,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

(JPNN/transonlinewatch)

Loading...