Anak Pertama Meninggal, Driver Ojol Korban Kebakaran ini Butuh Puluhan Juta untuk Biaya Obat Sang Istri

Kolase korban kebakaran, Ari Gunawan, saat memakamkan anaknya di Pemakaman Umum Tembung, Rabu (22/1/2020), dan kondisi anak sulungnya Jihan (5) yang tengah dirawat intensif di rumah sakit.

Duka tak terkira menimpa Ari Gunawan (21), driver ojol atau ojek online yang menjadi korban peristiwa kebakaran di Tembung, Pasar III, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

Betapa tidak? Hari ini, Rabu (22/1/2020), Ari harus memakamkan janin anaknya di Pemakaman Umum Tembung.

Ia mesti merelakan sang buah hati pergi ke hadapan Tuhan karena peristiwa nahas itu.

Tak sampai di situ, kondisi sang istri Radiah (22) dan anak angkatnya, Jihan (5), beserta Tina Diana (26), kakak ipar, belum sepenuhnya membaik.

Terutama sang istri, Ari beserta keluarga sudah tak mampu lagi membayar beban pengobatan rumah sakit.

“Saya belum tahu bang, kondisi ini memang sangat memprihatinkan, saya sempat shock. Tadi saya memakamkan anak kandung saya dan saya masih memikirkan biaya pengobatan istri saya,” katanya.

Sambil terisak, Ari mengatakan janin dalam kandungan istrinya yang berusia 3 bulan tak dapat lagi tertolong.

“Itu kata dokter, hasil USG. Anak saya itu sudah tak tertolong lagi sedih sekali rasanya,” katanya

Hal itu disampaikan Ari saat ditemui di depan Ruang Luka Bakar Lantai 3 Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga :  Penasaran dengan Barang yang Dikirim, Driver Ojol ini Terkejut Setelah Melihat Harganya di Google

Sambil tertunduk, warga Pasar VII Jalan Amal Bakti no.63, Tembung, Deli Serdang itu mengatakan kondisi ekonominya yang sulit, menyebabkannya untuk membawa sang istri pulang ke rumah.

“Saya dan keluarga sebenarnya ingin membawa pulang istri saya karena tak ada lagi biaya. Biarlah diobati pakai obat-obatan tradisional, tapi dokter melarang,” jelasnya.

Ari menjelaskan, penghasilannya yang tak menentu sebagai pengendara ojek online membuatnya kesulitan membiayai perobatan sang istri.

“Penghasilan saya gak menentu bang, terkadang Rp 40 ribu, Rp 50 ribu, sama-sama tahulah ojol saat ini lagi sulit,” tambahnya.

Saat ini, Ari mengatakan harus menyiapkan uang Rp 30 juta untuk biaya berobat sang istri.

“Per harinya Rp 1,5 juta. Kemudian itu belum biaya operasi plastik,” katanya.

Hal tersebut, kata Ari, diperparah dengan keadaan sang istri yang tak memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS maupun asuransi lainnya.

“Kebetulan istri saya ini pengendara ojol juga, tetapi dia tak memiliki BPJS. Saya baru mengurus BPJS- nya namun bisa selesai 15 hari kerja,” jelasnya.

Adapun anak sulungnya, Jihan (5), juga belum sepenuhnya tertanggulangi. Ari mengharapkan pertolongan keluarga dekat dan solidaritas para pengemudi ojol.

Baca Juga :  Servis Maksimal Customer Lagi Ngidam, Driver Ojol Ini Panen Pujian

“Alhamdulillah, para pengemudi ojol ada yang menyumbang dan para donatur juga ada yang memberikan bantuan,” tambahnya.

Ari mengharapkan biaya pengobatan sang istri tercinta dapat dibackup oleh BPJS.

“Saya mengharapkan bisa ditanggulangi BPJS. Karena saya tak tahu lagi mesti gimana mengusahakan biayanya. Semoga Allah menolong kami,” imbuhnya.

Ari menuturkan peristiwa kebakaran terjadi saat ketiganya sedang mengadakan acara keluarga.

Ari menyebutkan kebakaran dipicu korsleting arus listrik. Api kemudian berkobar setelah gas elpiji 3 kg meledak.

Si jago merah pun menyambar seisi rumahnya.

“Waktu menghidupkan blender mungkin karena listriknya menyambar ke tabung. Tabung itu memang saya melihatnya sudah bocor namun tak sempat kami memindahkannya keluar,” tambahnya.

Ari menjelaskan, warga yang melihat langsung menyelamatkan korban dan membawa ketiganya ke Rumah Sakit Mitra Medica, Pasar IX, Percut Sei Tuan.

“Pas kejadian, warga pun langsung ikut membantu,” sambungnya.

Saat ini, kata Ari, rumahnya telah dibersihkan dari sisa-sisa kebakaran.

“Setelah kami cek berkas-berkas penting masih bisa diselamatkan dari rumah itu,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang mengalami luka akibat kebakaran di Jalan Tembung, Pasar III, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, pada Sabtu (18/1/2020).

Baca Juga :  Viral Video Driver Ojol Perempuan di Cibubur Menangis Kehilangan Motor saat Ambil Orderan

Korban luka bakar langsung dibawa ke Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur.

Kebakaran terjadi pukul 21.00 WIB saat merayakan acara keluarga di rumah Ari (26).

“Kejadiannya saat kami adakan acara keluargalah di rumah abangku, Rama pas Sabtu itu,” ujarnya, Selasa (21/1/2020).

Kebakaran ini mengakibatkan Radiah (22), Tina Diana (26), dan Jihan (5) terluka.

“Tigalah yang luka parah, istriku Radiah, kakak iparku Diana, dan anak angkatku Jihan. Mereka sudah pada terbakar dan kami langsung selamatkan,” ujar Ari.

Begitu kejadian dan berhasil menyelamatkan ketiga korban luka, warga setempat langsung membawa ke Rumah Sakit Mitra Medica, Pasar IX, Percut Sei Tuan.

“Pas kejadian, warga pun langsung ikut membantu kita untuk penyelamatan korban. Kita juga sampaikan terima kasih kepada warga dan pemuda setempat yang baik hati bantu kita,” ujar Rama, suami Tina Diana.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Anak Pertama Meninggal, Driver Ojol Korban Kebakaran Perjuangkan Biaya Obat Sang Istri Puluhan Juta, https://medan.tribunnews.com/2020/01/22/anak-pertama-meninggal-driver-ojol-korban-kebakaran-perjuangkan-biaya-obat-sang-istri-puluhan-juta?page=all.

Loading...