Pakar Ekonomi Yakin Merger Gojek dan Tokopedia Ciptakan Peluang Besar Bagi UMKM

Kolaborasi dua start-up besar karya anak bangsa, Gojek dan Tokopedia diharapkan bakal membawa angin segar bagi jutaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bernaung di bawahnya. Go To group digadang-gadang akan menimbulkan efisiensi sekaligus peluang baru bagi UMKM. Dr Wasiaturrahma, pakar Ekonomi Makro Universitas Airlangga (Unair) meyakini dengan adanya mega merger ini akan memperluas ekosistem ekonomi digital Indonesia.

Ia menyebutkan UMKM yang bernaung di bawah Gojek dan Tokopedia akan mendapatkan peluang emas berkat mega merger ini. Pasalnya, kolaborasi tersebut tidak hanya melibatkan penggabungan jajaran direksi dan sistem, melainkan juga menggabungkan UMKM dan pelanggan kedua start-up dalam satu naungan yang sama.

Baca Juga :  Kolaborasi Gojek Dengan Pemkot Samarinda, Bikin Aman Belanja Saat Pandemi

Bisnis yang hanya ada di Tokopedia kini bisa dipasarkan melalui Gojek, begitu pun sebaliknya, pelanggan Gojek juga berpeluang menjadi konsumen Tokopedia,” sebutnya, seperti dilansir dari laman unair.ac.id.

Mega Merger Gojek Tokopedia Peluang Besar bagi UMKM dan Indonesia

Selain perluasan pasar, tambahnya, percepatan proses digitalisasi UMKM akan mengakibatkan timbulnya efisiensi ekosistem ekonomi digital Indonesia. Dari sudut pandang ekonomi makro, Wasiaturrahma mengungkap adanya pengaruh dari perluasan pasar yang ditimbulkan.

Ini sangat berpengaruh dengan ekonomi makro tentunya karena proses pemasaran UMKM itu sendiri bisa membantu exposure dan daya jangkaunya,” pungkasnya.

Meski dalam jangka pendek grup raksasa teknologi dengan valuasi terbesar di Asia Tenggara ini belum berdampak besar bagi Indonesia, pengaruhnya akan sangat terasa kepada UMKM.

Baca Juga :  Tak Henti Salurkan Bantuan, GoJek Bagikan Seragam Sekolah di 5 Kotamadya

Artinya, walaupun dampak jangka pendek akan terlihat melalui UMKM, dampak bagi Indonesia tidak akan secara derastis dilihat dalam waktu dekat, tetapi secara perlahan tapi pasti,” ujarnya. Butuh beberapa waktu untuk melihat dampak jangka panjang berupa kebangkitan UMKM.

Dengan adanya perluasan jangkauan pasar dan peningkatan permintaan, UMKM akan meningkatkan daya produksi sehingga membutuhkan tenaga kerja dan modal produksi. Hal ini akan mendorong perluasan kesempatan kerja, menaikkan daya beli, dan secara berkesinambungan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan GDP.

Jadi saya optimistis, selain akan menguntungkan pelaku UMKM, lambat laun akan mendorong kesejahteraan rakyat di Indonesia,” ungkap Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair tersebut.

Baca Juga :  Kadisdik Sulut Apresiasi Pembayaran SPP Lewat GoPay, Disesuaikan dengan Sekolah Swasta

(TOW)

Artikel ini telah tayang di unair.kompas.id

Loading...