Kisah Anggota Sabhara Polres Badung Ringkus Pelaku Perampokan Sopir Taksi Online di Baturiti

Penangkapan perampok sopir taksi online oleh anggota Dalmas Polres Badung. (BP/Istimewa)

Kasus perampokan sopir taksi online di Jalan Denpasar-Singaraja, Bedugul, kecamatan Baturiti, Kristianus Jehore (34) menjadi sorotan publik. Selain itu tidak akan pernah dilupakan oleh anggota Sat. Sabhara Polres Badung, Bripka Nyoman Suparta, Briptu I Putu Putra Nuryantara, Briptu I Putu Gede Wawan Saputra, Briptu I Pande Putu Heri Saputra, Bripda I Gede Bayu Arya Pratama, dan Bripda Gede Ari Trisna Wahyudi.

Pasalnya mereka yang meringkus salah satu pelaku, Liem George Geraldo (21). Dari penuturan Bripda Gede Ari Trisna Wahyudi, salah satu anggota yang mengungkap kasus tersebut, Selasa (14/1), bus Polres Badung mengangkut 21 anggota Sabhara menuju ke Mengwi.

Mereka baru selesai mengikuti kegiatan penanaman pohon di SPN Singaraja. Bripka Nyoman Suparta, Briptu I Putu Putra Nuryantara, Briptu I Putu Gede Wawan Saputra, Briptu I Pande Putu Heri Saputra, Bripda I Gede Bayu Arya Pratama, dan Bripda Gede Ari Trisna Wahyudi, juga ada di dalam bus tersebut. “Saat melintas di TKP kondisi macet. Kami kira ada orang berkelahi. Tiba-tiba ada seorang warga melambai-lambaikan tangan. Bus berhenti dan warga itu bilang ada perampokan,” ucap Ari.

Baca Juga :  Salut, Driver dan PT. Go-Jek Indonesia Berpatisipasi dalam Pengadaan Alat Pengajian

Mendengar ada perampokan, secara spontanitas keenam anggota tersebut langsung turun dari bus. Mereka langsung menemui korban. “Korban menunjukkan arah pelaku kabur. Selanjutnya ada teman kami (polisi) membawa korban ke puskesmas,” ucapnya.

Ari dan teman-temannya lalu mencari pelaku. Saat melakukan penyisiran hingga ke tepi jurang, mereka melihat semak bergerak-gerak. “Kami teriaki ‘hoeee’ Saat itulah pelaku (Liem) teriak minta ampun,” kata Ari.

Ternyata Liem sembunyi di semak-semak pertengahan jurang. “Tempat sembunyinya sekitar 3 meter dari bibir tebing, ada celah pelaku sembunyi di sana,” tegas anggota Polri kelahiran Klungkung ini.

Karena pelaku tidak bisa naik sendiri, Ari dan teman-temannya menggunakan kayu untuk menarik rampok asal Jawa Timur ini. “Tidak ada tali di sana, terpaksa kami pakai kayu,” tegas Ari yang kesehariannya tugas di Bid. Humas Polres Badung ini.

Baca Juga :  Pengemudi Taksi Online Keberatan Ukuran Stiker yang Terlalu Besar

Setelah berhasil diangkat ke atas jurang, pelaku langsung diamankan dan dimasukkan ke bus. Pelaku lalu diserahkan ke Polsek Baturiti, Tabanan. “Kami sempat geledah dan ada pisau di saku jaketnya. Kalau dilihat chat di HP pelaku, kasus ini direncanakan. Seru kejadiannya dan spontan. Kayak di film-film,” ujarnya.

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi mengapresiasi kesigapan anggotanya tersebut. Oleh karena itu pihaknya akan memberikan reward.

Seperti diberitakan, Kristianus Jehore, pria asal Banjar Sembung Kumpi, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan yang bekerja sebagai pengemudi taksi online ini, Jumat (10/1), menjadi korban perampokan di jalan umum jurusan Denpasar – Singaraja, tepatnya depan hotel di Baturiti, Tabanan. Pelaku perampokan rupanya dua orang penumpang yang dijemputnya di wilayah Mengwi, Badung yang berniat ke Bedugul.

Baca Juga :  Akan Didemo, Menhub Akan Temui Perwakilan Massa Aksi

Artikel ini telah tayang di http://www.balipost.com/news/2020/01/15/98680/Kisah-Anggota-Sabhara-Polres-Badung…html

Loading...