Grab Hadirkan Berbagai Layanan di Portal Bela

Melalui Program Portal Bela Pengadaan LKPP Layanan transportasi, pemesanan makanan dan pengantaran barang dapat diakses dengan mudah untuk memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa dari Pemerintah Sulawesi Utara. (FOTO: Istimewa)

Grab sebagai aplikasi serba bisa terdepan di Asia Tenggara menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk menghadirkan berbagai layanan Grab di Portal Bela Pengadaan untuk keperluan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulawesi Utara.

Peluncuran kerja sama ini juga dihadiri oleh Setya Budi Arijanta, Sekretaris Utama (Sestama) LKPP Pusat.

Layanan transportasi, pemesanan makanan, dan pengantaran barang dapat diakses dengan mudah untuk memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa dari Pemerintah Sulawesi Utara.

Lewat inisiatif ini, Grab juga turut memudahkan para pelaku UMKM lokal Sulawesi Utara untuk menjual produknya ke pasar pemerintah sebagai bagian dari upaya untuk mendukung ketahanan UMKM dalam masa pandemi.

Halim Wijaya, Director Of East Indonesia, Grab Indonesia menyampaikan bahwa Grab senang dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk turut mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan ekonomi lokal dengan teknologi.

Baca Juga :  Waduh! Sudah Habiskan Rp 98 Miliar, Gedung Parkir Ini Sepi Peminat

“Melalui Portal Bela Pengadaan LKPP, kami tidak hanya menghadirkan berbagai layanan Grab yang dapat membantu kebutuhan pengadaan barang dan jasa dari pemerintah, tetapi juga menggandeng para pelaku UMKM termasuk mitra-mitra Grab untuk memperluas jangkauan pasarnya ke sektor pemerintahan sebagai wujud dukungan kami terhadap kemajuan UMKM. Inisiatif ini sejalan dengan dengan misi GrabForGood yang bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital,” ungkapnya, seperti dilansir dari SindoManado.com.

Olly Dondokambey, SE, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Praseno Hadi, MM, Ak, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sulawesi Utara menyambut baik kolaborasi antara Grab dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulawesi Utara.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Grab Indonesia untuk menghadirkan berbagai layanan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dengan kolaborasi ini, kami dapat sama-sama mendukung jalannya kebutuhan operasional pemerintah dan juga sekaligus membantu para UMKM lokal terus berkembang dan memperluas pasar mereka. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif baik dari segi pemerintah, pelaku UMKM maupun mitra pengemudi yang turut dibantu untuk dapat menambah penghasilan. Akan semakin nyata Sulut menjadi tambah Hebat,” ujar Jemmy Ringkuangan, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Baca Juga :  Grab Lengkapi Layanan di Jatim dengan GrabProtect

Dia juga menyampaikan bahwa ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk memastikan UMKM di Sulut bisa tetap bertahan dalam masa pandemi ini, dengan menciptakan pasar baru di lingkungan pemerintah daerah.

“Kami sampaikan terima kasih untuk Grab di Manado yang juga berkomitmen dalam mendukung digitalisasi UMKM dan menjadi platform yang penuh inisiatif bergerak bersama kami,” ucapnya.

Wujud dukungan Grab untuk Portal Bela Pengadaan LKPP antara lain:

1. Menghadirkan layanan transportasi (GrabCar, GrabBike), pemesanan makanan (GrabFood) dan pengantaran barang (GrabExpress) pada Portal Bela Pengadaan melalui skema Web Booking Grab For Business.

2. Membuka akses kepada UMKM lokal Sulawesi Utara untuk memperluas pasar dengan menjangkau pasar pemerintahan.

Baca Juga :  Waduh! 2 Peserta Grab Festival di Garut Tewas karena Kecelakaan

3. Memfasilitasi metode pembayaran non-tunai melalui kerja sama dengan Bank Sulutgo
dalam waktu dekat.

“Kami akan terus berinovasi dengan menghadirkan beragam layanan dan produk yang dibutuhkan masyarakat dan berupaya untuk dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan dimanapun kami beroperasi. Mari bersama bergotong royong untuk terus mendukung berputarnya roda perekonomian di Indonesia,” tutup Halim.

(TOW)

Loading...