Rencana GoTo Melantai ke Bursa, Tunggu Tanggal Mainnya

Gojek dan Tokopedia resmi merger dengan membentuk entitas baru, Grup GoTo. GoTo pun berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dalam waktu dekat.

Kami juga punya rencana melantai ke bursa dalam waktu dekat,” ujar CEO Gojek Kevin Aluwi, Rabu (19/5/2021).

Kevin menyampaikan kepada seluruh pihak untuk menunggu kapan waktunya GoTo untuk melakukan IPO dan saat ini GoTo masih harus diselesaikan secara internal.

Kita tunggu tanggal mainnya, kita akan beri detil dalam waktu dekat masih banyak yang harus digodok internal. tapi ini ambisi kami yang diharapkan semoga bisa terpenuhi,” kata dia.

Sementara itu, CEO Tokopedia William Tanuwijaya menuturkan, GoTo akan melakukan IPO secara dual listing atau tercatat di dua bursa saham sekaligus, salah satunya adalah di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga :  Blue Bird: Taksi Konvensional dan Online Bisa Berdampingan

Prioritas kami bisa melantai di bursa Indonesia, dual listing, semoga bisa diwujudkan di tahun ini,” ucap William.

GoTo diklaim bisa memiliki valuasi setidaknya 18 miliar dolar AS atau setara Rp257,4 triliun (kurs Rp14.300 per USD). Ini hasil akumulasi pendanaan yang dilakukan dalam beberapa putaran oleh dua perusahaan tersebut hanya dalam dua tahun terakhir ini.

GoTo digadang-gadang akan bersaing melawan superioritas Grab and Sea Group demi menjadi sang penguasa Super Apps di Asia Tenggara. Pasar ini potensial karena dihuni populasi 650 juta konsumen.

Ini memungkinkan karena ada modal besar berupa lebih dari 100 juta pengguna aktif per bulan, menjadikan GoTo sebagai platform konsumen digital terbesar di Indonesia. Platform ini memiliki layanan e-commerce, layanan berbasis permintaan, dan berbagai layanan keuangan.

Baca Juga :  Layanannya Jadi Andalan Masyarakat Palembang, GoFood Terapan Inisiatif J3K

(TOW)

Artikel ini teah tayang di okezone.com

Loading...