“Zona Merah” Bikin Ojol dan Opang di Depan Stasiun Purwosari Solo Bersitegang

Sejumlah driver ojek online berkumpul di kawasan Stasiun Purwosari Solo, Selasa (21/1/2020).

Ketegangan antara pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) terjadi di selatan Stasiun Purwosari Solo.

Ketegangan dipicu kesalahpahaman antara kedua belah pihak terkait zona merah di seputaran daerah itu.

Keduanya, kini sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang ketegangan yang sempat terjadi.

Hal itu ditegaskan Satgas Gojek Solo, Riawan atau akrab disapa Pak Peng.

“Kita tadi sudah jelaskan dan sudah berakhir damai, tadi cuma terjadi miskomunikasi saja,” ujar pak Peng kepada TribunSolo.com, Selasa (21/1/2020).

“Tidak ada apa-apa, hanya miskomunikasi saja tadi salah paham antara ojek pangkalan dengan ojek online,” imbuhnya menegaskan.

Hal senada juga disampaikan seorang pengemudi opang, Kemat.

Kemat menyampaikan, pengemudi opang dan ojol sudah berdamai meski sebelumnya sempat tegang satu sama lain.

Baca Juga :  Top Up Saldo Go-Pay Via ATM Mandiri Jadi Favorit Masyarakat Banjarmasin

Ketegangan tidak sampai menimbulkan bentrok antara kedua belah pihak.

“Cuma tegang, tapi tidak sampai bentrok,” tutur dia.

“Akhirnya damai, sama kepala ojek onlinenya sudah didamaikan,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Sempat Bersitegang di Depan Stasiun Purwosari Solo, Ojol dan Opang Sepakat Berdamai, https://solo.tribunnews.com/2020/01/21/sempat-bersitegang-di-depan-stasiun-purwosari-solo-ojol-dan-opang-sepakat-berdamai.

Loading...