Tumbuh di Keluarga Pas-pasan, Anak Sopir Taksi Online Ini Berhasil Kuliah di Amerika

Anak sopir taksi online, Ilham Nugraha sedang menjalani studi lanjut di bidang Kebijakan Publik kampus Ivy League, Cornell University dengan beasiswa LPDP.(DOK. Instagram Ilham Nugraha)

Belakangan ini, jagat media sosial Twitter ramai membicarakan kisah anak sopir taksi online yang sedang kuliah di Amerika Serikat (AS). Dia adalah Ilham Nugraha.

Jebolan SBM ITB ini sedang studi lanjut S2 di bidang Kebijakan Publik kampus Ivy League, Cornell University dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Melansir laman Instagram Rabu (19/1/2022) memberitahukan Ilham sedang berusaha untuk mewujudkan cita-cita dalam memboyong keluarganya ke Amerika Serikat di hari wisudanya.

Lahir dan tumbuh dalam keadaan ekonomi yang serba pas-pasan, bukan menjadi halangan untuk menggapai cita-citanya.

Berkat program beasiswa Bidikmisi, Ilham berhasil kuliah di SBM ITB.

Sejak S1, cita-cita Ilham untuk studi lanjut itu sudah ada.

Pengorbanan Ilham kuliah di Amerika Serikat

Karena sadar akan adanya biaya pendaftaran kampus maupun sertifikat bahasa Inggris yang tidak sedikit, makanya dia mulai menyisihkan uang saku beasiswa maupun bekerja sebagai asisten dosen.

Ilham juga menyisihkan waktu lebih banyak untuk belajar bahasa Inggris secara otodidak.

Sumber belajarnya, sebut dia, dari mana saja. Paling terpenting gratis.

Sebab, di internet banyak sekali untuk mendapatkan pelajaran bahasa Inggris. “Kalau kursus bahasa Inggris, pasti akan ada biaya lagi yang dikeluarkan,” jelas dia.

Setidaknya, sambung dia, butuh waktu tiga tahun sampai uang yang disisihkannya benar-benar terkumpul untuk tes IELTS dan biaya pendaftaran beberapa kampus yang ditujunya.

Dia menjelaskan, realitas sosial dengan segala permasalahan, seperti kemiskinan, pendidikan hingga kebersihan dan kesehatan lingkungan yang ditemuinya sedari kecil di daerah Gedebage, Bandung.

Hal itu membuatnya penasaran dan memotivasi untuk dapat menawarkan jalan keluar.

Dengan begitu membawanya untuk studi lanjut di bidang Kebijakan Publik.

Kini, anak sopir taksi online ini tergabung dalam Energy Transition Working Group Presidency G20, untuk mempersiapkan segala hal kebutuhan materi terkait krisis iklim yang akan dibahas saat pertemuan para pemimpin dunia di Presidensi G20 Indonesia pada tahun ini.

“Saya juga menyisihkan waktu untuk bekerja sebagai asisten riset di kampusnya, itu guna mewujudkan keinginannya membawa keluarga ke AS saat wisuda nanti,” ungkap Ilham.

(transonlinewatch.com) Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Loading...