Terus Berinovasi, Super App Gojek jadi Solusi Bagi Warga Bandung

Mitra Usaha GoFood Kiosk, mempersiapkan pesanan pelanggan GoFood dengan menjalankan protokol J3K sesuai panduan dan sosialisasi dari GoFood yang mengacu pada arahan pemerintah melalui BPPOM juga WHO. /Adv/Gojek

Gojek, super app (Aplikasi Super) terdepan di Asia Tenggara berkomitmen untuk membantu menyelesaikan tantangan sehari-hari penggunanya, bahkan di masa adaptasi kebiasaan baru menghadapi pandemi Covid-19. Beberapa inisiatif yang telah dilakukan Gojek terbukti dapat membantu masyarakat selama pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama sembilan bulan terakhir di Bandung.

District Head Gojek Bandung Raya, Cut Emyra Fadhila, menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru, super app Gojek terus berinovasi untuk mendukung Pemerintah Daerah, UMKM, mitra dan pengguna untuk dapat produktif secara aman dan cerdas.

Covid-19 telah memberikan dampak signifikan di hampir setiap lini kehidupan, termasuk gaya hidup masyarakat. Tren belanja secara online pun meningkat di kalangan masyarakat, perubahan tersebut mendorong kami untuk melakukan inovasi yang mendukung protokol kesehatan di semua ekosistem super app Gojek.

Saat terjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah, Gojek justru menjadi andalan bagi para UMKM serta social seller untuk terus bertahan,” kata Cut Emyra Fadhila, seperti dilansir dari Pikiran-Rakyat.com.

Sembilan bulan melalui masa pandemi dengan membatasi mobilitas di luar ruang bukanlah hal yang mudah bagi masyarakat, khususnya masyarakat Bandung yang kesehariannya aktif berinteraksi dengan industri kreatif dan pariwisata.

Pandemi telah mengubah gaya hidup masyarakat dalam mengkonsumsi produk dan jasa serta bermobilitas. Layanan lengkap Gojek menjadi andalan masyarakat dalam beraktivitas #DiRumahAaja sehingga turut membantu menekan penyebaran virus Covid-19.

Dengan satu super app Gojek, masyarakat dapat tetap menikmati kuliner dari rumah menikmati kuliner dari rumah dengan ragam makanan siap saji maupun siap masak olahan hampir 50.000 Mitra Usaha GoFood dengan beragam promo diskon.

Bahkan berbelanja ke pasar atau ke supermarket dari rumah melalui layanan GoShop untuk berbelanja di pasar tradisional, juga GoMart ke 41 jaringan Alfamart di Bandung.

Baca Juga :  Ini Rahasia Dibalik Meningkatnya Transaksi GoFood Selama Pandemi

Tak hanya berbelanja dari rumah, super app Gojek juga membantu memudahkan masyarakat melakukan pengiriman dokumen, barang dan bantuan baik sembako dan APD untuk tenaga kesehatan. Yang menarik adalah transaksi non tunai menggunakan saldo GoPay baik di dalam aplikasi maupun di luar aplikasi di beberapa merchant menjadi pilihan untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Pembayaran pajak daerah dapat dilakukan menggunakan saldo GoPay melalui fitur GoTagihan, ”Masyarakat Kota Bandung dapat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) dari rumah, tanpa antrian dan kontak, dengan menggunakan saldo GoPay di fitur GoTagihan pada aplikasi Gojek,” imbuh Cut.

Ia juga menambahkan, bahwa masyarakat Bandung juga mendapatkan kemudahan bersedekah atau berdonasi menggunakan GoPay di fitur GoGive yang terhubung dengan organisasi sosial dan keagamaan yang kredibel.

GoMart, solusi belanja ke jaringan Alfamart dari rumah hanya melalui aplikasi super Gojek. Mitra Gojek dengan sigap membantu masyarakat berbelanja sesuai kebutuhannya

Menciptakan dampak sosial positif dengan memanfaatkan teknologi merupakan dasar yang melandasi seluruh inovasi Gojek. Sebelum pandemi terjadi, Gojek memiliki lebih dari 500.000 rekan usaha, 95% diantaranya adalah UMKM. Mitra usaha Gojek di Asia Tenggara tumbuh 80% dari total 500.000 mitra usaha di 2019, menjadi 900.000 mitra usaha di tahun 2020

Berbagai solusi dari hulu ke hilir yang Gojek tawarkan diantaranya memudahkan UMKM untuk migrasi dari offline ke ranah online selama masa pandemi. Sejumlah 73% UMKM Kota Bandung yang disurvei baru bergabung ke GoFood saat pandemi Covid-19 (sejak Maret 2020), yang mana 96% adalah UMKM berskala mikro dan 43% adalah bisnis pemula.

Berada di ekosistem Gojek membuat 88% UMKM GoFood merasa lebih cepat beradaptasi di masa pandemi sehingga bisa terus bertahan; sedangkan 88% UMKM GoFood cenderung optimis bisa pulih dan tumbuh ke depannya dengan terus menjadi mitra Gojek.

Baca Juga :  Mengenal Meks, Ojek Online Baru di Kota Makassar

Gojek terus menghadirkan solusi terinovatif untuk membantu para pengusaha kecil dan mikro di masa sulit ini, selain menghimbau rekan usaha GoFood untuk turut patuh terhadap protokol kesehatan melalui J3K, Gojek juga telah mempermudah UMKM yang ingin bergabung dengan membuka sistem Daftar Mandiri pada aplikasi GoBiz.

Gojek juga turut membantu para pelaku UMKM yang menggunakan sarana media sosial untuk berjualan, melalui aplikasi bernama Selly, aplikasi berupa keyboard dan dashboard dengan beragam fitur yang cocok digunakan dalam melayani pelanggan dan mengelola bisnis online secara modern dan profesional.

Juga layanan logistik hadir untuk mendorong produktivitas para pengguna dan pelaku usaha UMKM untuk terus beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru. Selain itu, layanan logistik Gojek juga turut menghadirkan solusi inovatif untuk mempermudah pengiriman barang.

GoSend telah memperluas jangkauan layanan pengiriman antarkota melalui layanan GoSend Intercity Delivery (GoSend Intercity) ke Bandung, serta meluncurkan fitur pemesanan GoSend Web Portal.

Kedua solusi inovatif tersebut mempermudah pelaku usaha UMKM dalam mengembangkan pasar dan meningkatkan skala bisnis. Tak hanya itu, para pecinta kuliner dan karya kreatif Bandung di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), Yogyakarta, Semarang dan Solo tetap dapat menikmati kuliner favorit dengan mudah di kota masing-masing.

Gojek Perkuat Protokol Kesehatan Melalui J3K di semua lini layanan

Gojek berupaya memutus rantai penularan Covid-19 dimulai dari desinfeksi kendaraan menggunakan desinfektan di Posko Aman J3K yang tersebar di Bandung Raya, serta pengadaan sanitasi kit bagi mitra driver GoRide, GoCar dan mitra UMKM GoFood.

Cut menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan salah satu upaya Gojek untuk dapat terus memberikan dampak sosial positif di tengah masa sulit “Di tengah pandemi saat ini, masyarakat tentu ingin selalu merasa aman, bersih dan sehat ketika menggunakan layanan GoRide maupun GoCar dan memesan makanan melalui GoFood.

Baca Juga :  Gojek Berhasil Mengurangi Penggunaan 19,3 Ton Plastik Sekali Pakai Dalam Setahun

Lewat kerja kami semakin memperkuat komitmen untuk menjaga higienitas di semua lini layanan melalui inisiatif J3K untuk mendukung bangkitnya perekonomian di masa adaptasi kebiasaan baru,” ungkap Cut.

Selain fokus pada higienitas layanan transportasi GoRide dan GoCar, Gojek juga telah mengembangkan beberapa inovasi lainnya seperti pengiriman tanpa kontak fisik langsung (contactless delivery) dengan menambahkan opsi pesan cepat tambahan di fitur chat antara konsumen dan mitra driver saat proses pengantaran makanan menggunakan layanan GoFood.

Inovasi lain yang telah diluncurkan Gojek adalah Fitur “Komitmen Keamanan terhadap Protokol J3K di aplikasi pelanggan saat memesan layanan GoRide, GoCar, atau GoBluebird demi menjaga keamanan bersama.

Melalui fitur ini, pelanggan diwajibkan menekan tombol yang menyatakan bahwa ia berkomitmen menggunakan masker, tidak bepergian dalam keadaan kurang sehat, mencuci tangan sebelum dan sesudah menaiki kendaraan, serta melakukan pembayaran nontunai.

Tidak hanya bagi pelanggan, Gojek juga meluncurkan Fitur Ceklis Protokol J3K dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver sebagai syarat wajib setiap akan beroperasi.

Di fitur Ceklis Protokol J3K, mitra wajib menyatakan bahwa ia dalam keadaan sehat, rutin mencuci tangan, telah mendisinfeksi kendaraan, akan menjaga jarak selagi menunggu orderan, dan menggunakan masker.

Kemudian, mitra driver diwajibkan melakukan foto Verifikasi Masker dengan cara berfoto selfie guna memastikan bahwa ia menggunakan masker dengan cara yang tepat dan sesuai dengan protokol kesehatan.

Komitmen ini semakin diperkuat dengan penggunaan face shield pada helm bagi mitra GoRide di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna layanan transportasi GoRide.

(TOW)

Loading...