Telkom Tetap Investasi di GoTo, Tumbuhkan Digitalisasi Masyarakat hingga Pelosok

Foto: Ilustrasi logo Telkomsel

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) memastikan akan tetap berinvestasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GoTo) pada 2024. Hal ini disampaikan Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy.

“Kami percaya bahwa Telkom dan GoTo sama-sama memiliki aspirasi untuk menumbuhkan digitalisasi di masyarakat hingga ke pelosok. Jadi kami masih mempertahankan investasi di GoTo dan terus meningkatkan sinergi yang dilakukan antara perseroan dengan GoTo,” tutur Mohamad.

(Kiri ke kanan) VP Investor Relation Telkom Anetta Hasan; Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya; Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi; Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy, VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko | Sumber: Telkom Indonesia(Kiri ke kanan) VP Investor Relation Telkom Anetta Hasan; Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya; Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi; Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy, VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko | Sumber: Telkom Indonesia

Dia menyebutkan, salah satu bentuk sinergi Telkom dan GoTo adalah penjualan layanan Telkom kepada mitra GoTo.

“Kerja sama ini terus kami monitor dan kami expand dari waktu ke waktu,” imbuh Mohamad.

Dalam laporan keuangan terkini Telkom, perseroan membukukan laba Rp19,5 triliun, naik 17,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mengaku berpotensi merugi Rp688 miliar akibat investasinya di GoTo.

Namun, Telkom menyatakan keuntungan berinvestasi di GoTo tidak hanya dari capital gain, tetapi juga pada penguatan sinergi kedua perseroan, sebagaimana dilansir dari CNBC Indonesia.

Sepanjang tahun 2022, Telkom mengeklaim memperoleh pendapatan Rp1,4 triliun dari berbagai program sinerginya dengan GoTo, seperti

  • penjualan kartu SIM Telkomsel ke mitra Gojek,
  • menyediakan program easy on boarding untuk merchant mitra Gojek yang ingin menjadi reseller Telkomsel,
  • memberikan keuntungan lebih bagi pelanggan GoTo yang menggunakan kartu SIM Telkomsel,
  • dan lain-lain.

Naik turunnya harga saham GoTo disebut tidak berpengaruh pada operasional Telkom.

Per kuartal III/2023, GoTo mencatat rugi bersih Rp9,6 triliun, menyusut 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Oktober 2023, saham GoTo sempat menyentuh angka Rp60/unit, serta beberapa founder perusahaan menyatakan berencana menjual saham mereka.

(tow) Artikel ini telah tayang di id.techinasia.com

Loading...