Tak Terima Dipanggil “Ibu” oleh Driver ojol, Wanita Ini Bikin Video di Tiktok

Curahan hati wanita tak mau dipanggil ibu oleh driver ojol, satpam, hingga pegawai mal.

Baru-baru ini viral di media sosial video wanita buat surat terbuka karena tak mau dipanggil ibu.

Wanita itu membuat surat terbuka gara-gara tak terima dipanggil ibu oleh driver ojek online (ojol).

Rupanya, wanita tersebut tampak tak suka dengan panggilan ibu.

Sehingga ia mempermasalahkannya sampai membuat surat terbuka.

Hal itu diketahui dari unggahan akun TikTok @vabell.a, Kamis (12/11/2020) seperti dilansir dari TribunJatim.com.

Video yang menarik perhatian warganet itu telah ditonton sebanyak 1,1 juta kali.

Pengunggah video lalu merasa jika badannya memang terlihat seperti ibu-ibu.

Berikut keterangan dalam video itu:

“Surat terbuka untuk abang ojol, bapak satpam, dan pegawai mall.

Bisa ga si saya jangan dipanggil ibu terus.

Baca Juga :  Perjuangkan Nasib, Ojek Online Jabodetabek Lakukan Audiensi dengan Fraksi PAN

Tadi kan saya pakek masker, tapi kan badan saya.. ya kayak ibu-ibu sih.

Alangkah lebih baiknya panggilnya mbak aja,” tulisnya.

Pemilik kisah tersebut bernama Vabella Widitiar (22) dari Depok, Jawa Barat.

Ia mengaku sebelumnya ada driver ojol yang terus memanggilnya dengan sebutan ibu.

Saat menuju ke sebuah rumah sakit, dirinya diajak mengobrol oleh driver ojol yang mengantarnya.

“Saat berangkat naik ojol, sepanjang jalan itu ngajak ngobrol, tapi nyebut aku ibu,” ungkapnya saat dihubungi Tribunnews.com ( grup TribunJatim.com ), Senin (16/11/2020).

Saat pulang ke rumah, Vabella Widitiar kembali menggunakan jasa driver ojek online.

Ia kembali dipanggil dengan sebutan ibu oleh driver ojol tersebut.

Baca Juga :  Pangkalan Khusus Ojek Online yang Disediakan Dishub Kota Bekasi Sepi, Ini Penyebabnya

“Sepanjang jalan ojolnya juga nyebutnya ibu terus.”

“Padahal abang ojolnya masih muda, mungkin seumuran aku,” imbuh dia.

“Karena lagi capek banget, aku enggak protes dipanggil ibu,” lanjut Vabella Widitiar.

Setiba di rumah, ia mulai kepikiran soal panggilan ibu dari para driver ojol tersebut.

“Jadi kayak overthinking (berpikir berlebihan) gitu, kayak ‘Apa badanku gendut banget sampai dipanggil ibu terus hari ini?’.”

“Jadi insecure (tak aman) intinya pas pulang itu,” katanya.

“Langsung pulangnya itu aku bikin surat terbuka,” pungkasnya.

(TOW)

Loading...