Sudah Terdaftar, Gojek dan Tokopedia Memiliki Hak Menggunakan Merek GoTo

Sejumlah mitra layanan ojek daring Gojek menunjukkan logo merger perusahaan Gojek dan Tokopedia yang beredar di media sosial di shelter penumpang Stasiun Kereta Api Sudirman, Jakarta, Jumat 28 Mei 2021.

Corporate Affairs GoTo Astrid Kusumawardhani, mengatakan pihaknya siap membuktikan hak penggunaan dan pemanfaatan merek mereka di pengadilan.

Hal itu menyusul adanya laporan dari PT Terbit Financial Technology terhadap Direktur PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek dan Direktur Utama PT Tokopedia ke Polda Metro Jaya.

Melansir tempo.co, Astrid memastikan pihaknya memiliki hak untuk menggunakan dan memanfaatkan merek GoTo, sesuai dengan data yang ada di Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

“GoTo sudah terdaftar di beberapa kelas merek, yaitu kelas 9 (software, mobile apps), kelas 36 (layanan finansial) dan kelas 39 (transportasi/logistik),” ujar Astrid dalam keterangan tertulis pada Selasa, 9 November 2021.

Sebelumnya, dalam laporannya PT Terbit Financial Technology menduga Direktur Gojek dan Direktur Utama Tokopedia melakukan tindak pidana merek atas penggunaan nama GoTo.

Kuasa hukum PT Terbit Financial Technology Alfons Loemau mengatakan laporan itu dibuat pada 13 Oktober 2021. Pada Selasa ini, mereka datang ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai pelapor.

Alfons menyebut laporan mereka diterima dengan nomor LP/B/5083/X/2021/SPKT/POLDAMETROJAYA. Para terlapor disangka dengan Pasal 100 ayat 2 dan atau Pasal 102 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

(transonlinewatch.com)

Loading...