SMP Muhammadiyah 2 Surabaya Bagikan Sembako ke Pengemudi Ojek Online

Siswa SMP Muhammdiyah 2 Surabaya saat membagikan paket sembako bagi pengemudi ojek daring di Surabaya, Senin (10/5/2021). (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

SMP Muhammadiyah 2 Surabaya membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk pengemudi ojek daring, masyarakat sekitar, dan wali murid yang terggolong mitra warga melalui kegiatan Darul Arqam.

Pembagian sembako ini merupakan rangkaian kegiatan Darul Arqam. Untuk hari ini dilaksanakan pembagian zakat, infaq dan shodaqoh. Kita lakukan secara bertahap, mulai hari ini hingga besok,” ujar Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya Ida Indahwati Waliulu.

Untuk hari pertama, sembako akan diperuntukkan bagi pengemudi ojek daring. Ida menyebut pandemi sangat berdampak bagi penghasilan ojek daring.

Tidak semua ojek daring menerima ini. Kami utamakan yang berprofesi penuh sebagai pengemudi ojek, bukan sambilan. Jadi pembagiaannya, kami pesan lewat Gosend atau grab send (GrabEkspres). Ketika ojek datang, kita tanyakan beberapa hal. Kemudian kita berikan paket sembako untuk mereka,” kata dia.  

Baca Juga :  Kocak, Begini Bapernya Driver Ojek Online Saat Hujan

Untuk hari kedua dan ketiga, paket sembako akan dibagikan untuk mualaf, warga sekitar sekolah dan wali murid yang tergolong mitra warga. 

Selain pembagian sembako, pada kegiatan Darul Arqam ini, SMP Muhammadiyah 2 Surabaya juga melakukan pembagian takjil di masjid, menggelar safari ramadhan menjelang waktu berbuka, mulai pantomim, gamelan dan band untuk menghibur di pengendara motor di jalanan.   

Kami berharap melalui program ‘we care’ kita bisa menanamkan rasa peduli terhadap yang membutuhkan, salah satunya melalui kegiatan ini,” ucapnya.  

Sementara itu, Solikin (46) salah satu tukang ojek online asal Kecamatan Genteng, Surabaya mengaku senang mendapat bantuan paket sembako dari SMP 2 Muhammadiyah.

Baca Juga :  Grab Mengaku Bukan Lagi Startup Ojol dan Bocoran Rencana Besarnya

Alhamdulillah dengan sembako ini dapat sangat membantu. Selama wabah corona pesanan ojek sangat sepi dan rata-rata hanya dapat uang Rp20 ribu. Saya berharap wabah ini cepat berlalu,” katanya.

Loading...