Siap- siap, 2 Startup Ini Bakal Menyusul Go-Jek

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memprediksi startup sektor pendidikan berpotensi memiliki valuasi di atas US$1 miliar. Mereka bakal menyusul startup dari transportasi dan e-commerce.

“Kalau menurut saya bagaimanapun dilihat dari potensi, secara teoritis itu yang akan jadi unicorn adalah startup sektor pendidikan, yang edutech,” ujar Menteri Rudiantara kepada media saat dijumpai di Jakarta.

Rudiantara menjelaskan, hal itu disebabkan sektor pendidikan sedang menjadi fokus pemerintah saat ini. Ia menyebutkan, untuk pendidikan, pemerintah membelanjakan APBN-nya 20 persen, di tahun ini bahkan pemerintah menganggarkan dana pendidikan hampir mencapai Rp 500 triliun.

Tidak hanya pendidikan saja, menurut Rudiantara, startup di sektor kesehatan pun memiliki potensi yang sama. Alasannya, kesehatan juga menjadi fokus pemerintah, meski alokasi dananya belum sebesar di sektor pendidikan.

Baca Juga :  Ruas Jalan Arteri Pondok Indah Bebas Ganjil- Genap, Ini Penyebabnya

“Kesehatan sebetulnya nomor dua secara teoritis setelah pendidikan, karena 5% apbn kita untuk kesehatan,” katanya. Adapun, sebelumnya, Rudiantara pernah menyampaikan, di tahun ini pemerintah menargetkan akan ada lima startup unicorn di Indonesia. Startup Unicorn merupakan startup yang memiliki valuasi di atas US$1 miliar (Rp 14,1 triliun).

Selain unicorn, ia juga mengatakan, Indonesia berpotensi memiliki dua decacorn tahun ini. Decacorn merupakan startup yang memiliki valuasi di atas US$10 miliar atau setara Rp 141 triliun.

“Potensi (decacorn) dua tetapi setidaknya satu. Saya gak mau sebut namanya,” ujar Rudiantara di Hotel Mulia Jakarta, Rabu (9/1/2019).

(billow.id/tow)

Loading...