Selalu Menerapkan Protokol Kesehatan, Ini Harapan Driver Ojol di Cilegon

Pontang Hidayat, pria asal Kota Cilegon ini mulai bekerja sebagai pengemudi Ojek Online (Ojol) sejak tahun 2018

Pontang Hidayat, pria asal Kota Cilegon ini mulai bekerja sebagai pengemudi Ojek Online (Ojol) sejak tahun 2018. Ia lebih senang disapa dengan nama Milano oleh teman-temannya lantaran ia mengaku sebagai penggemar club sepakbola AC Milan.

Saat ditemui di pangkalannya, hal tersebut dapat ditemukan dari stiker motor, helm, pakaian, hingga masker seluruhnya bergambar AC Milan.

“Saya juga tergabung di komunitas Milanisti Cilegon,” serunya, Sabtu (21/11/20) seperti dilansir dari bantennews.co.id.

Saat disinggung pengenai penerapan 3M, ia sadar betul betapa pentingnya mengikuti protokol kesehatan baik saat bekerja maupun ketika berada di rumah.

“Kalau di Gojek pakai masker sudah dilaksanakan dari sebelum ada pandemi. Ketika pandemi begini, Gojek juga selalu menyediakan masker yang dibagikan ke semua driver-nya dan untuk para penumpang,” terangnya.

Baca Juga :  Wow! Driver Ojek Online di Bekasi Bertambah 500 Orang Per Hari

Selain masker, Gojek juga menyediakan tutup kepala untuk penumpang agar rambutnya bersih dan tidak bau lantaran menggunakan helm yang sama dengan penumpang sebelumnya.

“Penerapan 3M sudah sangat diperhatikan oleh perusahaan. Apalagi kalau driver kehabisan masker dan tutup kepala, kita bisa dapat gratis di kantor Gojek yang ada di Serang,” tambahnya.

Bahkan, akunya, Gojek juga menerapkan verifikasi wajah dengan cara meminta driver untuk selfie menggunakan masker. Hal itu sebuah upaya untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19.

Pria 42 tahun ini juga mengeluhkan dampak pandemi yang berpengaruh pada pendapatannya sehari-hari.

“Pendapatan saya selama pandemi sangat menurun karena di saat pandemi orderan penumpang jadi sedikit apalagi banyak anak sekolah yang libur,” keluhnya.

Baca Juga :  Arogan, Ketua Grab Balikpapan Dituntut Mundur

Biasanya saat sebelum pandemi Milano mulai berangkat narik pukul enam pagi. Tetapi semenjak pandemi ini jadwal kerjanya dia ubah.

“Saya start ngebid (narik) mulai jam 11 karena sekarang kebanyakan orderan go-food (makanan) dan resto-resto mulai buka jam 11 siang,” terangnya.

Selain itu hal lainnya yang dikeluhkan adalah jam operasional mall yang lebih pendek. Akibatnya jumlah orderan berkurang sebab banyak resto yang ada di dalam mall tutup lebih awal.

“Saya sih berharap ke depannya semoga pandemi ini segera berlalu, agar kita semua dapat bekerja normal lagi dan bisa mencari nafkah seperti sebelumnya,” harapnya.

(TOW)

Loading...