Sejak Menggunakan GoFood, Penjual Takoyaki Ini Mengaku Dagangannya Selalu Habis

Pengalaman menggunakan jasa Gojek di bidang kuliner (GoBiz), datang dari Esa Imanudin.

Penjual Takoyaki di Jalan Sholeh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor, itu merasa sangat terbantu dengan hadirnya GoBiz pada Gojek.

Memang di tengah segala keterbatasan lantaran pan­demi Covid-19 ini, GoBiz seo­lah sudah menjadi jurus an­dalan bagi Esa dalam mengembangkan usaha Ta­koyaki yang digelutinya.

Bah­kan, aplikasi kuliner berbasis daring tersebut tergolong se­bagai penyelamat bagi usaha yang digelutinya hingga kini.

Namun ia sempat memutuskan berhenti berjualan. Sarjana Pendidikan di Universitas Ibn Khaldun Bogor itu mencari pengalaman bekerja di tempat lain sebagai karyawan.

Pada Februari 2018, ia be­kerja sebagai sales di super­market ternama di Kota Bogor.

Namun ayah satu anak itu merasa bahwa menjadi ka­ryawan bukanlah satu peker­jaan yang cocok baginya.

Baca Juga :  Lagi! Ojek Pangkalan di Sukabumi Memicu Bentrokan Dengan Ojek Online

Ia pun memutuskan kembali berjualan takoyaki yang dulu sempat ia geluti.

”Saya bekerja jadi sales su­permarket tidak lama, hanya sekitar empat bulan. Karena saya merasa jadi karyawan bukan jati diri saya, banyak tuntutan dan banyak tugas yang harus saya lakukan. Dari situ akhirnya saya kem­bali berjualan takoyaki. Da­ripada saya fokus membesar­kan perusahaan orang lain, lebih baik fokus membesarkan usaha saya sendiri,” kata Esa seperti dilansir dari metropolitan.id.

Tepat pada Juli 2018, Esa kembali berjualan takoyaki. Dengan semangat dan tekad membaja, ia mulai mengarungi hari-harinya dengan berjua­lan.

Namun, lagi-lagi pengha­silan hariannya tak cukup baik untuk memenuhi kebutuhan dapur rumah tangganya.

Me­ski begitu, ia terus berusaha dan belajar dari pengalaman agar tak kenal lelah dan pan­tang menyerah. Hingga akhir­nya masa keemasan pun tiba.

Baca Juga :  Gojek Resmi Menggelar Festival Film dan Serial Online 2020 di GoPlay

Usaha tak akan menghia­nati hasil. Menjadi satu pri­bahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi Esa saat ini.

Sebab, semuanya berubah seketika kala dirinya menggunakan jasa GoFood pada Gojek.

Bahkan pengha­silannya yang hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu, berubah dua kali lipat men­jadi Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari.

Bahkan, sejak menggunakan Gofood, adonan bahan baku takoyaki yang biasa ia bawa kerap habis tak tersisa.

”Se­belum pakai Gofood, saya bawa adonan itu hanya se­tengah kilogram per hari, itu pun jarang banget habis. Tapi setelah pakai Gofood, alhamdulillah adonan yang saya bawa 1,5 kilogram per hari selalu habis,” ucapnya.

Tak hanya itu, sejak meng­gunakan Gofood pada Okto­ber 2019, tepat pada Desem­ber 2019, ia berhasil mem­buka cabang takoyaki barunya di Jalan Sholeh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor.

Baca Juga :  Hore! GoRide dan GrabBike Muncul Lagi di Aplikasi

Ba­hkan, saat ini, ia memiliki tiga pekerja yang setia mene­mani dan membantunya ber­jualan di dua gerai yang saat ini ia miliki.

’Semua ini berkat Gofood’ selalu terucap dari lisan Esa, saat menceritakan kisah perjuangan takoyakinya. Entah seperti apa nasibnya kini jika dirinya tak mengenal Gofood pada waktu itu.

”Walau bagaimanapun Go­food sudah seperti penyelamat bagi saya dan usaha saya ini. Saya tidak tahu bagaimana nasib saya, kalau saat itu saya tidak menggunakan Gofood. Bahkan saat ini saya sudah menggunakan Gofood untuk dua gerai takoyaki milik saya,” ujarnya.

(TOW)

Loading...