Sarankan NA Kirim Paket Sate Beracun, Pria ini Diburu Polisi

Nani Aprilliani Nurjaman, wanita pengirim sate sianida di Bantul. (Instagram Manaberita)

Kasus sate beracun, polisi kini memburu pria yang menyarankan NA untuk mengirim paket sate maut ke Tony.

Kasus sate beracun terus menemui titik terang.

Setelah pelaku pengirim sate sianida diringkus polisi, kini polisi memburu seorang pria terkait kasus ini.

NA (25) mengaku disarankan seorang bernisial R yang mencampurkan sianida ke sate.

Sate beracun tersebut kemudian dia kirimkan ke Tony.

Sate beracun itu kemudian disantap keluarga ojek online yang mengantarkannya ke Tony.

Tony sebelumnya menolak makanan tersebut karena tidak kenal identitas pengirimnya.

Kini, polisi sedang mencari sosok R. R adalah orang yang menyarankan NA membubuhkan racun sianida tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan tersangka NA (25) mendapat ide memberikan racun sianida dari temannya berinisial R.

Baca Juga :  Satu Dekade Berkiprah, Gojek Berhasil Membangun Brand Image yang Kuat

Sosok berinisial R tersebut adalah pelanggan salon tempat NA bekerja.

Selama ini tersangka NA dan R berteman baik.

Tersangka pun sering bercerita tentang berbagai masalah pada R. Termasuk sakit hati R kepada Tomy, yang sama-sama pelanggan salon tersebut.

Pria berinisial R tersebut sebenarnya menaruh hati pada NA, namun cintanya bertepuk sebelah tangan.

Karena NA mencintai pria lain, yaitu Tomy.

Sosok R tersebut kemudian memberikan saran agar NA mengirimkan makanan yang sudah dibubuhi racun pada Tomy melalui ojek online. Dengan niat ingin memberikan pelajaran.

Pengakuan sementara untuk memberi pelajaran, tujuannya hanya untuk diare. Menurut teman tersangka obat hanya berdampak mules sama mencret saja. Tapi kan kita masih memastikan,”katanya, Senin (03/05/2021).

Baca Juga :  GoSend Hadirkan 'PromoSenang', Belanja Online Akhir Tahun jadi Lebih Hemat

Ia melanjutkan racun sianida tersebut dibeli melalui e-commerce sekitar bulan Maret lalu.
Tersangka memesan sodium sianida, namun barang yang diterima adalah kalium sianida.

Setelah pesanan datang, tersangka kemudian mencampurkan racun tersebut ke bumbu sate ayam tersebut.

Untuk berapa takarannya baru kami dalami, kalau menurut pengakuan hanya satu sendok. Bentuknya semacam bubuk kristal kemudian dihaluskan,”lanjutnya.

Saat ini, pihaknya tengah mencari sosok R, teman NA yang memberi saran untuk meracuni Tomy.

Ia menyebut saat ini pria berinisial R tersebut belum ditemukan lantaran ponselnya mati.

Ia pun menyebut ada kemungkinan tersangka baru. Namun demikian, pihaknya masih harus melakukan penyelidikan dan mencari alat bukti.

Baca Juga :  Gojek Hadirkan 6 Posko Aman J3K di DIY

Pengakuan mbak NA seperti itu, tapi harus dibuktikan lagi. Saat ini hpnya mati. Ya kemungkinan bisa (tambahan tersangka), kami belum bisa pastikan,” ujarnya.

(TOW) Artikel ini telah tayang di Kaltim.tribunnews.com

Loading...