Rendahkan Driver Ojek Online, Penumpang Ini Menyesal

Berbagai macam kisah tentang ojek online beredar di media sosial. Mulai dari yang positif hingga negatif. Jika sebelumnya ada driver ojek online dari penyandang tuna wicara dan tuna rungu, kini ada kisah lain yang tak kalah menghebohkan di kalangan driver dan penumpang ojek online.

 

Adalah Panji Vidiantoro, pengguna media sosial Faceboook sekaligus driver ojek online yang membeberkan screenshot isi percakapannnya dengan seorang penumpang. Dalam percakapan SMS tersebut, penumpang yang tak diketahui namanya itu complain atas pembatalan pesanan yang dilakukan Panji.

Bersamaan dengan keluhannya itu, si penumpang juga menuliskan kalimat-kalimat yang terkesan merendahkan Panji sebagai pengemudi ojek online, di mana penumpang tersebut bilang jika Panji tak akan mampu mengganti waktunya yang terbuang karena pembatalan order tersebut. “Nggak akan mampu situ ganti rugi! Tukang ojek aja belagu lu!,” tulis penumpang pada SMS tersebut.

Lantas, Panji pun membalasnya dengan permohonan maaf. Hingga pada akhirnya terjadi percekcokan beserta ancaman dari penumpang. Si penumpang berniat akan melaporkan Panji, yang kuliah di London School Public Relation (LSPR), pada orangtuanya.

Namun, di akhir percakapan, Panji yang awalnya tersudutkan, membalas dengan kalimat yang mencengangkan. Bahkan, mungkin tak akan terpikirkan oleh sang penumpang hingga akhirnya si penumpang yang emosi itu meminta maaf pada Panji. Bahkan, setelah percakapan itu jadi viral, si penumpang meminta maaf untuk ke-dua kalinya untuk para driver ojek online lainnya apabila ada yang merasa tersinggung. Seperti apa percakapan yang sedang viral di media sosial tersebut? Berikut barang buktinya.

Dear customer, jangan pernah memandang pekerjaan orang lain dan jangan pernah kalian merasa tinggi apa yang kalian punya, dan untuk ojek online dapat salam dari customer tersebut atas permintaan maafnya ke saya dan kawan-kawan dengan perkataan dia tadi melalui SMS-nya. Salam satu aspal,” tulis Panji bersamaan dengan barang bukti screenshot percakapan ia dengan penumpangnya.

Hmm.. Dari kisah di atas, kita semua bisa belajar, Gaes, untuk nggak memandang rendah seseorang, seburuk apapun mereka. Sebab, belum tentu diri kamu sendiri lebih mulia dari mereka yang kamu anggap remeh. 🙂

(Bintang/tow)

Loading...