PSBB Surabaya Segera Berlaku Dua Minggu, Driver Ojol Bonceng Penumpang Bakal Ditilang Polisi?

(Kompas.com) Ilustrasi driver ojek online.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) segera berlaku di Surabaya, Jawa Timur.

PSBB Surabaya akan berlangsung selama dua minggu, mulai 28 April sampai 11 Mei 2020.

Aturan PSBB melarang berboncengan saat naik motor.

Termasuk driver ojek online, enggak boleh membawa penumpang.

Aplikator ojek online juga sampai menutup layanan antar penumpang.

Contohnya Gojek dan Grab yang kompak non aktif layanan GoRide dan GrabBike.

Bagi driver ojol yang masih membandel, siap-siap ditindak polisi.

Namun, benarkah polisi bakal tilang driver ojol yang masih nekat membonceng penumpang.

Menanggapi hal itu, Polrestabes Surabaya langsung angkat bicara.

Ternyata, bukan tilang yang jadi hukuman driver ojol.

Polisi akan menghentikan driver ojol dan terpaksa menurunkan penumpangnya.

Baca Juga :  Ini Tanggapan Driver Ojek Online Soal Perang Tarif

“Kalau di Undang-Undang Lalu lintas kan tidak ada pelanggaran seperti itu, jadi tidak bisa kita tilang,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra dikutip dari TribunMadura.com.

“Tetapi nantinya jika mendapati hal tersebut maka akan kita hentikan dan penumpangnya terpaksa kami suruh turun,” tambahnya.

Teddy mengimbau agar masyarakat di Surabaya tetap dirumah saja dan mematuhi aturan PSBB yang sudah dijabarkan melalui Perwali nomor 16 tahun 2020.

“Ya ini untuk kebaikan bersama, PSBB bukan berarti Lockdown,” katanya

“Masyarakat masih bisa beraktifitas selama diperbolehkan dalam aturan perwali tersebut,” lanjutnya

“Kita ikuti aturan ini demi memutus rantai Covid 19 agar segera selesai,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di https://www.motorplus-online.com/read/252123236/siap-siap-psbb-surabaya-segera-berlaku-driver-ojol-bonceng-penumpang-bakal-ditilang-polisi?page=all

Baca Juga :  Go-Jek Ajak Mitra Talent GO-LIFE dan Driver Nobar Film Keluarga Cemara
Loading...