PSBB, Sudin Perhubungan Jakpus Tandai Tempat Berkerumun Driver Ojek Online

Ilustrasi ojek online (kompas)

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat menurunkan 400 personelnya untuk mencegah kerumunan ojek online (Ojol) di delapan kecamatan di Jakarta Pusat. Hal ini mengacu pada Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan nomor 156/2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bidang Transportasi.

“Kami turunkan sebanyak 400 personel, itu untuk monitoring selama PSBB ini. Ojek-ojek online yang berkerumun kita cegah sesuai SK itu,” kata Kepala Seksi Ops Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Syamsul di Jakarta, Selasa (15/9) seperti dilansir dari rmco.id.

Syamsul mengatakan pihaknya sudah menandai beberapa lokasi yang sering menjadi kerumunan ojek online dan sudah memberikan edukasi kepada para pengemudi ojek online agar tidak lagi melakukan hal itu.

Baca Juga :  Keren! Ini Dia Tampilan Seragam Go-Jek untuk Menyambut Bulan Ramadhan

“Kita sudah imbau untuk ojek-ojek online yang berkerumun itu tidak lagi berkerumun. Ini akan kita lakukan terus di delapan kecamatan,” ujar Syamsul.

Untuk pengawasan kerumunan ojek online Syamsul mengatakan pihaknya tidak melakukan operasi secara khusus. “Pokoknya di tiap titik kerumunan di kecamatan, kita langsung gerakkan petugas Satuan Pelaksana Perhubungan kecamatan untuk menuju ke lokasi itu,” kata Syamsul.

Jika nantinya didapati ada petugas ojek daring yang menolak untuk menaati aturan transportasi selama PSBB berlangsung, menurut Syamsul pihaknya akan menghubungi aplikator ojek online yang bersangkutan.

“Kalau tidak mengikuti imbauan Dishub, nanti langsung kami tindak lanjut ke operatornya,” ujar Syamsul.

Seperti diketahui, selama PSBB kembali diketatkan di DKI Jakarta ojek online masih diperbolehkan untuk mengangkut penumpang. Namun sesuai dengan SK 156/2020, para pengemudi ojek online dilarang untuk berkerumun melebihi lima orang.

Baca Juga :  Tega! Hanya karena Motor Supra, Penumpang Ini Cancel Orderan Ojek Online

(TOW)

Loading...