Polisi Akan Tertibkan Debt Collector yang Kerap Rampas Motor di Pinggir Jalan

carainvestasibisnis.com

Pengendara ojek online terlibat perseteruan dengan debt collector di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur.

Tiga orang debt collector diamankan polisi karena melakukan pemukulan dan perampasan sepeda motor milik ojol tersebut. Tidak hanya itu, polisi juga akan menertibkan keberadaan para debt collector yang biasa menunggu sasaran di pinggir jalan.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait penertiban ini. Salah satunya dengan pihak leasing.

“Ya nanti kita lihat, kita tertibkan. Jangan sampai nanti terus menjadi potensi gangguan Kamtibmas. Kita akan lakukan koordinasi dengan pihak terkait,” kata Arie di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (19/2).

Baca Juga :  Cerita Driver Ojol Tunjukkan Video Jokowi ke Debt Collector, Endingnya Tetap Ditagih: SK Belum Turun

Menurut Arie, perampasan motor di tengah jalan seperti yang menimpa ojol dianggap ilegal. Menurutnya perlu ada keputusan pengadilan untuk mengeksekusi barang yang kreditnya macet.

“Ada ketentuannya, ada surat pemberitahuan dan sebagainya. Kalau memang fidusia, memang ada ketentuan surat penetapan pengadilan, baru boleh eksekusi,” kata Arie.

Terkait aturan ini, sudah ditegaskan dalam putusan MK nomor 18/PUU-XVII/2019 yang menyatakan kreditur (leasing) tidak bisa lagi secara sepihak mengeksekusi atau menarik objek jaminan fidusia seperti kendaraan atau rumah, hanya berdasar sertifikat jaminan fidusia.

MK memutuskan leasing yang ingin menarik kendaraan harus mengajukan permohonan kepada pengadilan negeri. Namun eksekusi sepihak oleh kreditur tetap bisa dilakukan, dengan catatan debitur mengakui adanya cidera janji (wanprestasi) dan secara sukarela menyerahkan objek jaminan fidusianya.

Baca Juga :  Buntut Bentrokan, Kapolres Beri Jaminan, Debt Collector Jadi Musuh Bersama

Peristiwa penganiayaan terhadap ojol terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu pengendara ojol didatangi dua orang debt collector yang ingin menarik sepeda motor. Perselisihan pun terjadi hingga melibatkan pengendara ojol lainnya.

Namun, tiba-tiba ada debt collector yang memukul pengendara ojol. Situasi pun semakin ramai karena ojol lainnya ikut mengerubungi lokasi.

Menurut polisi situasi tidak sampai memanas karena petugas langsung datang ke lokasi untuk memisahkan kedua pihak yang berseteru. Polisi kemudian mengamankan pihak debt collector yang memukul pengendara ojol. Sementara korban divisum di rumah sakit.

Polisi menetapkan debt collector berinisial R, V, dan H sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 170 serta Pasal 365 jo Pasal 335 KUHP.

Baca Juga :  Tilang Elektronik Sepeda Motor, Pengemudi Ojol: Setuju, tapi...

Polisi juga masih memburu debt collector lainnya yang ikut memukul pengendara ojol tersebut.

Artikel ini telah tayang di https://kumparan.com/kumparannews/polisi-akan-tertibkan-debt-collector-yang-kerap-rampas-motor-di-pinggir-jalan-1ss1KbBLRWy

Loading...