Perampok Gunakan Modus Orderan Palsu Jebak Driver Ojol di Kota Malang

Ilustrasi ojek online. (Suara.com)

Dalam sebuah kejadian menegangkan di Banjarejo, Kota Malang, seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) nyaris menjadi korban perampokan.

Kejadian ini berawal ketika pengemudi, yang memilih untuk tidak diidentifikasi, menerima pesanan fiktif dan berangkat ke lokasi penjemputan yang ternyata adalah sebuah area kosong.

Menurut laporan yang dibagikan melalui akun X (sebelumnya Twitter) @SamOtsah, pengemudi ini mengungkapkan kekhawatirannya setelah menyadari situasi mencurigakan di lokasi penjemputan.

“Hampir saja terkena aksi begal saat saya sampai di lokasi, yang hanya tanah kosong. Saat mencoba menghubungi, tidak ada respons,” ujarnya dalam sebuah tangkapan layar percakapan grup, dikutip hari Kamis (18/1/2024).

Situasi semakin mencemaskan ketika pengemudi tersebut menyadari kedatangan dua motor yang mengarah ke lokasinya.

Dengan cepat, ia mengambil langkah pencegahan dengan mengunci pintu mobilnya dan bersiap untuk meninggalkan lokasi.

“Dua motor tersebut mendekat, namun saya berhasil berbalik arah, mengunci pintu, dan meninggalkan lokasi,” tambahnya.

Saat berusaha kabur, pengemudi tersebut dikejutkan dengan munculnya dua motor lain yang tampak ingin menghadang.

“Tanpa pikir panjang, saya langsung tancap gas dan kabur dari situ,” cerita pengemudi tersebut.

Insiden ini telah menarik perhatian Polresta Malang Kota. Dalam sebuah tanggapan, akun @polrestamakota mengungkapkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di area tersebut.

“Kami sangat memperhatikan insiden ini dan akan meningkatkan patroli untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” ungkap perwakilan Polresta Malang Kota.

(tow) Artikel ini telah tayang di suara.com

Loading...