Perampingan Karyawan GoTo Bawa Dampak Positif Bagi Ekosistem

Layanan Gojek dan Tokopedia (GoTo). Foto: Gojek

Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menyebut perampingan 1.300 karyawan merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan agar GOTO dapat membawa dampak positif secara jangka panjang bagi jutaan konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang dalam ekosistemnya.

Manajemen GOTO dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan dalam beberapa tahun ini GOTO secara aktif merekrut talenta, sejalan dengan pertumbuhan pesat GOTO.

Alasan lain GOTO merekrut banyak karyawan karena GOTO melakukan akuisisi yang saat ini menjadi bagian dari Grup GOTO, termasuk Midtrans, NADIPOS, SPOTS, RUMA, Moka, Loket, Promogo, dan dimulainya operasional di Vietnam dan Singapura.

Selain itu, penggabungan dan konsolidasi antara Gojek dan Tokopedia membentuk GOTO, serta perbaikan periode setelah pandemi yang membuat pertumbuhan permintaan pasar, membuat GOTO berinvestasi dalam bentuk inovasi produk untuk mendorong pertumbuhan top line dan peluang monetisasi jangka panjang.

“Perampingan karyawan tidak akan membawa dampak material yang merugikan kelangsungan usaha GOTO, karena GOTO telah sangat berhati-hati dalam melakukan perampingan tenaga kerja, kalibrasi ulang atas fungsi kepegawaian, dan melakukan penyesuaian atas fokus kegiatan usaha GOTO dengan memprioritaskan pada produk inti,” kata manajemen, Rabu (23/11/2022).

Ke depan, GOTO akan mengantisipasi proses perekrutan akan lebih fokus pada upaya untuk mendukung pertumbuhan layanan dan bisnis utama GOTO, untuk mempercepat langkah menuju profitabilitas.

Manajemen GOTO menegaskan, akan terus mengelola sumber daya manusia dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian untuk memastikan pertumbuhan GOTO selaras dengan tujuan GOTO.

“Perseroan akan senantiasa menjajaki seluruh alternatif sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perampingan karyawan,” tuturnya.

Lebih lanjut, manajemen GOTO mengungkapkan saat ini GOTO meyakini inisiatif organisasi yang lebih efektif yang telah dilakukan saat ini membuat GOTO lebih siap menghadapi kondisi ke depannya.

Akan tetapi, kata manajeen, seperti bisnis pada umumnya, terdapat faktor-faktor yang tidak dapat diperkirakan di kemudian hari yang berada di luar kendali GOTO.

(tow) Artikel ini telah tayang di Bisnis.com

Loading...