Penuhi Kebijakan Grab untuk Buka Rekening Bank Sendiri, Mitra Pengemudi Jadi Rajin Menabung

Ilustrasi GrabBike

Pemanfaatan teknologi terbukti mampu mendorong peningkatan inklusi keuangan. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan hasil riset dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics terhadap 5.008 mitra Grab.

Riyadi Suparno, M.Sc, Direktur Eksekutif, Tenggara Strategics, menuturkan riset berhasil mengungkap kebijakan Grab yang mengharuskan seluruh mitra memiliki rekening bank ternyata mampu mendorong masyarakat untuk mengakses lembaga keuangan formal. Terungkap terdapat 19 persen mitra GrabBike dan 12 persen mitra GrabCar di Bandung membuka rekening bank pertamanya setelah bergabung dengan Grab.

Bahkan, kesempatan pemasukan yang ditawarkan Grab telah memungkinkan lebih banyak mitra untuk menabung secara rutin. 63 persen mitra pengemudi GrabBike dan 75 persen mitra pengemudi GrabCar sekarang rutin menabung di bank dengan rata-rata tabungan masing-masing Rp738 ribu hingga Rp1,6 juta.

Baca Juga :  Bawa Kabur Barang Pesanan, Driver Ojek Online Ditangkap Polisi

Selain itu, 67 persen dari mitra pengemudi GrabBike dan 85 persen mitra pengemudi GrabCar mengatakan bahwa mereka dapat meminjam uang dengan lebih mudah setelah bergabung dengan Grab, karena penyedia jasa keuangan lebih memercayai mereka. Hal ini memberi mereka kesempatan untuk mengajukan pinjaman agar dapat mengembangkan bisnisnya atau berinvestasi pada motor atau mobil baru.

“Penggunaan teknologi sangat penting untuk perkembangan ekonomi kedepan. Ditambah lagi dengan kehadiran platform Grab menjadi dua kekuatan yang akan berdampak positif bagi perekonomian dan juga masyarakat,” katanya saat Peluncuran program #TerusUsaha di Jawa Barat (Jabar), seperti yang dilansir pikiranrakyat.com, Kamis 6 Agustus 2020.

(TOW)

Loading...