Penghasilan Masih Belum Normal, Driver Ojol Ini Tetap Bersyukur

Driver Ojek Online, Redo Sarpianto (30) menggunakan masker saat menjalan order

Panas terik matahari dan gemercik air hujan tak mematahakan semangat Driver Ojek Online (Ojol), Redo Sarpianto (30) untuk melayani para customernya.

Pasalnya sejak satu tahun terakhir, Ojol ini lah yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Sebelum Ojol ini pernah kerja di sebuah perusahaan swasta penerbangan, dan saat itu ada bebera orang yang di PHK, termasuk saya, dan semenjak dari situ saya gabung dan fokus di Ojol ini,” kata Redo, Rabu (9/12/2020) seperti dilansir dari Bangkapos.com.

Namun selama Pandemi Covid-19, dia mengatakan order ataupun pengahasilan yang diterimanya mengalami penurunan yang drastis dibandingkan hari normal sebelumnya.

“Untuk Pengahsilan saat ini masih belum normal, bahkan semakin berkurang karena dari aplikatornya juga selama pandemi ini tidak ada bonus. Kalu hari normal biasanya jika sudah memenuhi target ada bonus, tetapi sekarang ini hanya menyediakan subsidi, misalkan pendapatan kita tidak sesai target,” kata Redo.

Baca Juga :  Sukses Dalam Negeri, Menkominfo Berharap Go-Jek Rambah negara-negara Asean

Bahkan diakuinya selama pandemi ini ia pun kesuliatan menerima order dari customer.

“Misalkan saya keluar dari rumah pukul 06.00 WIB sampe larut malam pukul 22.00 WIB itu paling mentok cuma dapet Rp100 ribu. Kalau normal kemarin dari pukul 08.00 WIB keluar rumah sampe sekitar pukul 14.00 WIB pernah udah dapat segitu,” kata Redo.

Sementra itu selama pandemi, ia pun pernah mendapatkan pengalam buruk, yakni ditipu oleh customernya.

“Waktu itu ada customer yang order melalui Gosend, beli Pampers buat anaknya dan nitip buat dibayarin belanja di salah satu toko. Jadi costumer dan terpaksa sekalian kita bayarin dan pas mau anterin barang ke alamatnya ditelpon-telepon dan WA nggak dibalas, akhirnya itu semua saya yang tanggung,” kenang Redo.

Baca Juga :  Catat! Dari 27-30 November, Go-Jek Tawarkan Promo Cashback Sebesar 50 Persen

Dia menyebutkan saat ini dalam satu bulan omzet yang di dapatnya hanya berkisar di angka Rp2 juta.

“Dua juta rupiah ini masih kotornya kadang juga nggak nyampe segini dalam sebulannya. Kalo dulu dalam sebulan bisa dapat pemasukan tiga juta rupiah,” katanya.

Redo yang memiliki tanggungan dua orang anak dan istri mengatakan dari hasil kerjanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

“Kalau di bilang cukup Alhamdulillah cukup, tapi kalu di ikut-ikutkan nggak akan cukup. Intinya kita bersyukur aja dengan apa yang di dapat,” katanya.

Diakuinya penurunan orderan selama pandemi ini disebabkan karena masih khawatirnya customer untuk berkontak langsung dan membeli produk dari luar seperti restauran.

Baca Juga :  Telkomsel di Pekanbaru Sempat Lumpuh Total, Driver Ojol Tak Bisa Bekerja

Dikatakan Redo, selama Pandemi Covid-19 dia pun selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan selalu menyediakan handsanitizer.

“Sebelum menjalankan order ini kita memang diwajiban untuk mengisi data kesehatan, termasuk mewajibkan driver foto selfie memakai masker yang dikirim ke aplikator masing masing, dan saya juga rutin setelah menerima order ini selalu mencuci tangan ataupun menggunakan handsanitizer,” kata Redo.

Dia berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar semua masyarakat bisa kembali beroperasi dengan normal.

“Mudahanaan ekonomi kembali meningkat dan pandemi covod-19 cepet berlalu agar kita bisa semua bisa kembali beraktivitas normal seperti dulu lagi,” kata Redo.

(TOW)

Loading...