Pengemudi Gojek Meninggal, Istri dan Anak Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp152.892.590

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi serahkan santunan ke ahli waris mitra Gojek.(Ist)

Transonlinewatch.com – Ahli waris mitra gojek, Julius Idris, menerima santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) senilai ratusan juta rupiah dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi Kota.

Santunan diberikan Rp152.892.590 dengan rincian JKK Rp70 juta, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp392.590, dan Beasiswa Rp82.500.000 (maksimal).

Santunan diterima oleh Ernawati selaku istri dan beasiswa Fajri Oktaval Abdullah selaku anak almarhum di rumahnya wilayah Kelurahan Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi.

Almarhum Julius Idris merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal pada 16 Maret 2022 saat sedang mengantarkan pesanan ke pelanggannya di sebuah perumahan di Kota Bekasi.

Namun belum sampai lokasi pengantaran, tiba-tiba almarhum pingsan hingga meninggal sebelum sampai di rumah sakit.

“Menurut dokter serangan jantung, karena memang punya riwayat darah tinggi,” ungkap Ernawati.

Satu minggu setelah meninggal, Ernawati ingat bahwa suaminya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak dua tahun lalu.

Dibantu oleh mitra ojol lain, Ernawati mengajukan klaim ke BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi Kota.

Dibantu petugas BPJS Ketenagakerjaan, dirinya sangat bersyukur santunan senilai santunan ratusan juta rupiah cair.

Menurutnya, dengan iuran kepesertaan Rp16.800 per bulan, manfaat yang diterima sangat besar.

“Alhamdulillah berjalan lancar keluar dananya sampai dapat beasiswa untuk anak saya. Terima kasih BPJS Ketenagakerjaan, ini sangat membantu sekali,” pungkasnya.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi Kota Herry Subroto mengatakan, penyerahan santunan ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan kepastian akan jaminan sosial kepada seluruh pekerja Indonesia.

“Kami harap semakin banyak pekerja, khususnya mitra pengemudi ojek daring agar lebih sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya.

(tow) Artikel ini telah tayang di poskota.co.id

Loading...