Pelaku Order Fiktif di Kota Medan Bikin Resah Driver Ojol, Ini Modusnya!

K Ginting saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto/istimewa

Penipuan berkedok orderan fiktif dengan metode bayar ditempat atau COD bikin resah dan kecewa driver ojek online di Kota Medan, Selasa (22/11/2022).

Kali ini pelaku menggunakan aplikasi goshop yang merupakan produk Gojek aplikasi yang bergerak di bidang transportasi pengantaran makanan dan barang.

Dari informasi yang diperoleh, si pelaku memesan ojek online dengan sistem bayar ditempat atau COD. Dimana para driver ojek online yang menalangi atau membayar terlebih dahulu setelah barang diantar.

Sementara korbannya adalah K Ginting (22), driver yang menerima orderan fiktif.

Kepada wartawan, K Ginting mengaku mendapatkan orderan berupa keset kaki karakter dan pengisian Ovo Rp. 150.000 kepada si pelaku.

“Saya sudah membeli barang pesanan ke toko senilai Rp. 270.000. Karena sistem pembayaran COD, saya yang menalangi atau membayar terlebih dahulu setelah barang diantar,” kata K Ginting.

Si pemesan barang mengaku bernama Zeny, selanjutnya driver ojek online mengantar pesanan yang sudah dibeli dari toko itu ke alamat sesuai aplikasi yakni berada di kawasan Jalan Brigjend Zein Hamid Medan.

“Melalui pesan chat WhatsApp, Saya sudah ikuti lokasi yang dia maksudkan. Bahkan sebelumnya dia minta order top up Ovo kepada saya Rp. 150.000. Awalnya saya merasa takut dan berprasangka buruk tapi karena si pelaku mendesak saya, dia bilang nanti dibayar kepada saya saat barangnya diantarkan,” ungkap driver ojek online K Ginting.

“Alasan dia (pelaku) mau mesen grab food, karena anaknya belum makan dan mengimingi akan memberi uang tips sebesar Rp.25.000. Saya pun merasa kasihan karena mendengar anaknya belum makan katanya,” sambung K Ginting menjelaskan.

Saat sampai di lokasi driver ojek online kebingungan karena tidak ada bangunan atau alamat tersebut tidak ada. Ditanyakan ke orang-orang yang ada disitu juga tidak tahu.

“Setelah sampai di lokasi yang dituju, saya kemudian menghubungi nomor WA pelaku, namun baik nomor telepon dan WhatsApp tidak direspon bahkan diblokir,” katanya.

Dia mengatakan bahwa bukan hanya dirinya saja yang ditipu melainkan ada juga driver ojek online lain yang mengantarkan barang kealamat yang dituju dengan atas nama serupa ternyata mendapat orderan fiktif.

Sementara itu dari hasil penelusuran, nomor telepon pelaku 0812780539** terdeteksi di aplikasi telephone Getcontact sebagai nomor dengan nama #Penipu Modus Goshop, #Penipu Belanja Ovo.

(tow) Artikel ini telah tayang di harianbatakpos.com

Loading...