Oknum Polisi Pukul Ojol, Kriminolog UI Bilang Begini

gambar tangkapan layar @txtdrberseragam

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Charly (39) mendadak viral. Pasalnya, setelah apes kehilangan sepeda motornya karena dibawa kabur penumpang saat hendak melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Cileungsi sempat diabaikan dan bahkan dipukul dadanya oleh oknum anggota kepolisian.

Kriminolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala mengaku, sangat terkejut melihat sikap oknum anggota kepolisian yang sangat tidak amanah sesuai dengan kode etik dan sumpah jabatannya tersebut.

“Saya merasa ngeri jika itu benar-benar terjadi. Sang polisi benar-benar berhati dingin. Namun agar tetap proporsional saya anjurkan Polda segera melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam,” ujar Adrianus Meliala ketika dikonfirmasi MNC Portal, Kamis (13/1/2022).

Sebagaimana diketahui, seorang driver ojek online (ojol) bernama Charly (39) mengalami pemukulan oleh oknum anggota kepolisian karena saat melapor lantaran tidak memberikan uang.

Hal tersebut diungkapkan akun instagram @_marinadks_ yang membagikan pesan tangkap layar dari instagram akun Adinda Fatimah.

“Sudah ka (lapor polisi), tapi ga ditanggepin sama polisi Cileungsi ka malah abang saya malah dipukul dadanya ka, karna katanya kalau gaada uang ga diurus,” kata Adinda.

“Ya allah mba saya aja ketemu abang km pengen nangis Sampai saya makan ga nafsu Tapi kenapa polisi sekasar itu Kalau saya deket saya samperin,” balas Mardinadks.

Adinda kemudian menceritakan awal mula kakaknya yang bernama Charly itu datang dan melaporkan surat kehilangan motornya.

“Katanya gini mba, abang saya dateng ke kantor polisi buat minta surat kehilangan sim sama stnk, tapi ga dikasi suratnya, malah dilewatin trus abang saya bilang lagi ke orang polisinya tapi malah dipukul dada sekali, trus akhirnya dipisahin sama orang2 disana abang saya liat, disana orang2 yg ada keperluan buat ngurus2 pada ngasi uang ka, jadinya baru 2) ditanggepin,” kata Adinda.

Akun _mardianadks_ pun menceritakan kronologi singkat kedatangan ojol tersebut. Awalnya, Charly datang ke Polsek Cileungsi untuk melapor tanggal 8 Januari pukul 21.00 WIB malam, namun tak ditanggapi. Ia pun kembali mendatangi Polsek Cileungsi pada tanggal 10 Januari pukul 10.00 WIB, namun lagi-lagi tidak ditanggapi.

“Tanggal 8 jam 9 malam ABG (abang) buat laporan di Polsek Cileungsi, enggak di tanggapi, balik lagi ABG hari Senin tanggal 10 jam 10 pagi buat laporan kehilangan motor, ngak ditanggapi juga, malahan ABG di suruh ikhlaskan saja,” kata Mardinadks. Charly diduga mengalami pemukulan oleh oknum polisi lantaran melewati antrean.

(transonlinewatch.com) Artikel ini telah tayang di sindonews.com

Loading...