Nyaris Terjadi Tragedi Berdarah Antara Driver Ojol dan Penjual Tahu, Ini Penyebabnya

Saat driver on ramai-ramai mendatangi tempat jualan Senji. Kamis (13/5/2022)(KOMPAS.com/ist)

Penjual tahu gimbal Semarang, Senji Zenia (42) nekat menantang duel satu lawan satu dengan driver ojol M Anis (30).

Perselisihan antara driver ojol dengan penjual tahu gimbal di Jalan Pandansari Raya, Pandansari, Semarang Tengah itu dipicu oleh rasa sakit hati.

Sebab, penjual tahu gimbal merasa sakit hati selepas pesanan tahu gimbalnya via aplikasi dicancel berulang kali oleh seorang driver ojol.

Tak terima dengan hal itu, ia akhirnya memilih menantang duel maut dengan driver ojol tersebut.

Berbekal obeng, ia menghampiri driver ojol di tempatnya mangkal.

Beruntung, aksi duel belum sempat terjadi lantaran dipisah oleh sesama driver ojol.

“Penjual tahu gimbal sudah mau mengayunkan obeng ke perut driver ojol tapi tangan penjual tahu gimbal segera ditarik oleh rekan-rekan sesama driver,” ungkap perwakilan Driver Ojol Semarang, Ucup kepada Tribunjateng.com, Kamis (12/5/2022).

Peristiwa itu terjadi Rabu (11/5/2022) sekira pukul 15.30 WIB.

Kejadian itu bermula saat Anis driver ojol menerima orderan di sebuah warung tahu gimbal di Jalan Pandansari Raya milik Senji.

Selepas pesanan siap, ternyata dicancel oleh Anis.

Usut punya usut, ia membatalkan pesanan di tahu gimbal tersebut lantaran pernah sakit hati dengan perkataan istri dari penjual tahu gimbal.

Istri tahu gimbal sekira empat bulan lalu pernah mengatakan ke driver agar ketika tidak sabar menunggu pesanan silahkan dicancel.

Ketika itulah Anis sakit hati lantaran dengan perkataan itu. Padahal ia sudah antre tapi orang lain yang didahulukan.

Di sisi lain, merasa jengkel, Senji penjual tahu gimbal kemudian mendatangi Anis di tempat mangkalnya.

Senji lantas mengeluarkan obeng dari jok motornya.

Para driver ojol lain lantas melerainya sebelum terjadi tragedi berdarah.

Para driver ojol menggeruduk warung tahu gimbal milik Senji Zenia (42) yang sempat bersenjatakan obeng menantang duel satu lawan satu dengan driver ojol M Anis (30) di Kota Semarang, Rabu (11/5/2022). (dok Ojol Semarang)

“Para driver kemudian mendatangi warung tahu gimbal tersebut sebagai bentuk solidaritas. Kami koordinasi dengan Polsek Semarang Tengah agar tak ada permasalahan lebih besar,” terang Ucup.

Ia mengatakan, ketika didatangi para driver, pihak warung sempat mengancam akan melaporkan kejadian itu ke Polda Jateng.

Namun pihak driver mempersilahkan saja sebab rekan driver juga tidak merasa bersalah.

“Selama benar kami tidak ada mundurnya,” terangnya.

Pihak kepolisian yang berada di lokasi kejadian kemudian membawa kedua belah pihak ke kantor Polsek Semarang Tengah.

Di kantor tersebut, disepakati persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Kesepakatan itu dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.

Di antara isi pernyataan,pihak Senji penjual tahu gimbal diminta untuk lapor ke kantor Polsek Semarang Tengah tiap Senin dan Kamis.

Penjual tahu gimbal Senji Zenia (42) dan driver ojol M Anis (30) didamaikan polisi selepas hendak duel satu lawan satu dipicu keduanya pernah saling sakit hati, di Kota Semarang, Rabu (11/5/2022). (dok Polsek Semarang Tengah)

Di samping itu, Senji menyepakati bahwa pihak ojol bebas untuk mengcancel pesanan di warungnya tanpa sakit hati.

Ucup mengimbau kepada pemilik dan karyawan resto agar tidak semena-mena terhadap driver ojol.

Seperti di dalam kasus ini, seyogyanya istri penjual tahu gimbal jangan mengucapkan kalimat cancel saja kalau tidak sabar.

Sebaiknya bilang ke driver sabar lagi diproses.

“Ya kita sama resto kan saling membutuhkan. Jangan semena-mena agar tidak terjadi masalah,” tandasnya.

(transonlinewatch.com) Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com

Loading...