Mitra Driver Ditemukan Tewas, Gojek Gerak Cepat Langsung Turunkan Satgas

TKP pria ditemukan tewas penuh luka sayat di Depok. (Devi/detikcom)

Sony Rizal Taihitu (59), pria pengemudi mobil yang ditemukan tewas di Perumahan Bukit Cengkeh I, Cimanggis, Depok, merupakan mitra Gojek Indonesia. Mendapat kabar mitranya menjadi korban penusukan, Gojek langsung menurunkan tim memvalidasi informasi tersebut.

“Dari tim kami, Satgas pada pagi hari itu langsung ke lokasi,” kata Perwakilan Gojek dari District Operation Depok, Taufik Ismail, saat dihubungi pada Selasa (24/1/2023).

“Tim berkoordinasi dengan RT setempat dan beberapa warga yang ada di wilayah tersebut, didapat laporan bahwa mitra ditusuk di bagian leher,” ucapnya.

Taufik menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima dari Tim Satgas Gojek yang bertugas, korban memasuki perumahan pada Senin (23/1) sekitar pukul 04.20 WIB. Adapun korban masuk melalui pintu gerbang utama di Jalan Nusantara.

“Saat mitra masuk tidak dilakukan pengecekan oleh pihak keamanan, kaca mobil pun tidak dibuka. Setelah masuk ke area perumahan, kemungkinan saat itu mitra sudah mendapatkan ancaman dari pihak pelaku,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Taufik, korban melewati jalan Nusantara tepatnya di depan Jalan Porong. Setelah itu, kata dia, korban keluar dari mobil dalam keadaan bersimbah darah serta leher sudah tertusuk pisau di bagian sebelah kiri.

Lebih lanjut Taufik menyebutkan korban Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Adapun korban telah menjadi mitra Gojek selama dua tahun.

“Dua tahun yang lalu, 20 Apr 2021,” kata Taufik.

Ia mengungkapkan ada berupa santunan yang diberikan ke pihak mitra Gojek. Perusahaan, kata dia, juga memberikan informasi dan arahan ke pihak keluarga dengan mempersiapkan berkas untuk administrasi.

“Santunan kematian juga sudah kita edukasi pihak keluarga urus ke Gojek dan beberapa asuransi yang mitra ikut,” tuturnya.

Kapolres Metro Kombes Depok Ahmad Fuady sebelumnya mengatakan, menurut kartu identitas, korban bukan asli warga Depok. Korban berprofesi sebagai pegawai swasta.

“Menurut KTP seperti pendatang bukan warga Depok. Kita tidak tahu tapi secara KTP pegawai swasta,” kata Fuady pada Senin (24/1).

Sementara itu, Kasihumas Polres Metro Depok AKP Fitri mengatakan korban diduga menjadi korban pembunuhan. Proses penyelidikan masih berlangsung.

“Lidik. Diduga sementara kematian korban dikarenakan tindak pidana pembunuhan,” kata Kasihumas Polres Metro Depok AKP Fitri kepada detikcom, Senin (23/1).

(tow) Artikel ini telah tayang di detik.com

Loading...