Menjadi Mitra Driver Gojek, Mulyono Mampu Biayai Sekolah Anak hingga Kredit Rumah

Mulyono, driver Ojek Online pertama dengan nomor registrasi 00001. Foto : Tangkapan Layar

Tidak banyak yang tahu siapakah sosok orang pertama yang menjadi driver ojek online (Ojol) di Indonesia. Ternyata, dia adalah Mulyono yang merupakan driver ojol pertama dengan nomor registrasi 00001.

Nama Mulyono (54) tercatat sebagai driver ojol pertama di Indonesia. Awalnya Mulyono bekerja sebagai ojek pangkalan (Opang), ia pun memberanikan diri mendaftar di Gojek pada tahun 2010 setelah memperoleh informasi tentang Gojek dari temannya.

“Waktu itu Pak Nadiem (founder Gojek) pun masih kuliah. Jadi saya dapat info dari teman, kalau mau masuk Gojek datang ke Pasar Mayestik. Saya tanya-tanya, saya cari info apa itu Gojek. Saya langsung gabung,” kata Mulyono, dikutip dari okezone.com.

Tak lama setelah mendaftar, dalam kurun waktu seminggu Mulyono diajak berbincang secara langsung dengan Nadiem.

“Ditanya benar gak mau gabung Gojek. Ajak teman-teman yang lain,” cerita Mulyono, mengenang saat awal dirinya diajak bergabung di Gojek.

Tak pikir panjang, Mulyono langsung menyetujui untuk bergabung bersama Gojek dan mengajak temanya yang ada di pangkalan. Saat itu Mulyono hanya berhasil menggaet dua orang temannya.

“Saya ini driver pertama jadi (nomor registrasinya) 0001. Saya sendiri pun awalnya tidak tahu,” terang Mulyono.

Sembari mengenang, ia pun bercerita bahwa kali pertama seragam yang dikenakan Gojek belum berwarna hijau, melainkan warna abu-abu.

Pemesanan ojol awalnya juga tidak menggunakan aplikasi seperti saat ini, tetapi menggunakan gawai. Yang jika ada pesanan maka akan ditelpon oleh pihak call center kemudian ditawarkan orderan. Jika bersedia menerima order, maka akan dikirim detail alamat melalui SMS.

Banyak kisah saat awal dirinya menerima pekerjaan ini, dari mendapat intimidasi dari Opang hingga sering kena tipu. Namun hal itu tak menyurutkan langkahnya untuk tetap bekerja di Gojek.

“Saya pernah ditipu, pernah dikalungin golok. Ya, saya pasrah kalau bapak mau habisin saya, saya mencari nafkah saya tidak mengganggu. Di Cikarang juga pernah diuber-uber opang,” Mulyono menceritakan kisahnya.

Keikhlasannya dan kerja kerasnya menekuni pekerjaan satu ini juga membuahkan hasil, kehidupan ekonominya jauh lebih baik. Dalam sebulan Mulyono dapat mengantongi uang sebanyak Rp6 juta sampai Rp7 juta.

Tak hanya itu ia pun mampu membiayai pendidikan anaknya yang ia namai Nadiem Saputra. Bahkan mampu mengkredit rumah di kawasan Bekasi.

Baginya menjadi mitra Gojek merupakan suatu kesempatan langka dan unik. Dulu ia tak pernah menyangka kalau Gojek akan menjadi suatu perusahaan besar. Berkat komitmennya untuk terus bermitra dengan Gojek, ia pun mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden Jokowi pada acara Ojol Nusantara pada tahun 2018.

Itulah kisah Mulyono, driver ojol pertama di Indonesia dengan nomor registrasi 00001.

(tow) Artikel ini telah tayang di iNews.id

Loading...