Mendorong Pertumbuhan UMKM, Gojek Gandeng Tokopedia Jelang Ramadan

Foto: detikINET

Penyedia platform on demand Gojek membidik peningkatan bisnis layanan pengiriman barang menjelang Ramadan. Pasalnya pada Ramadan tahun lalu, terjadi peningkatan penggunaan layanan GoSend yang mendekati 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Head of Logistics Gojek Steven Halim mengatakan, situasi pandemi mendorong terjadinya pergeseran perilaku konsumsi masyarakat, dari offline menjadi online, baik dalam berbelanja, beribadah, maupun bersilaturahmi. Hal ini yang bisa menjadi peluang bagi Gojek.

Di bulan Ramadan, kami melihat keterbatasan untuk dapat bersilaturahmi secara tatap muka dengan leluasa justru mendorong masyarakat menjadi lebih kreatif dengan memilih mengirimkan bingkisan kepada teman maupun anggota keluarga,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 2 April 2021.

Dilansir dari Medcom.id, salah satu upaya Gojek mendorong lini bisnis ini adalah dengan menggandeng Tokopedia untuk kampanye ‘Dekatkan yang Jauh, Kirim yang Bermakna’. Kampanye ini bertujuan untuk mendukung masyarakat agar dapat tetap membangun hubungan erat dan bermakna di bulan Ramadan meski masih berada dalam situasi pandemi.

Baca Juga :  Gojek Hadirkan KejoG untuk Yogyakarta

Melalui kolaborasi ini, pengguna Tokopedia yang berbelanja pada kategori khusus ‘Parsel Ramadan’ akan memperoleh layanan eksklusif GoSend. Sepanjang periode 13 April hingga 12 Mei 2021, GoSend akan memberikan gratis ongkir senilai Rp15 ribu yang berlaku untuk wilayah Jabodetabek, dan gratis ongkir senilai Rp10 ribu untuk seluruh Indonesia di luar wilayah Jabodetabek, dengan minimum pembelanjaan Rp30 ribu.

Kolaborasi ini tidak hanya dapat menghadirkan solusi pengiriman yang cepat, mudah, dan aman bagi pelanggan, tetapi juga mendorong pertumbuhan pedagang online sebagai pelaku UMKM yang selama ini telah menjadi motor pemulihan perekonomian Indonesia,” ungkapnya.

VP of Marketing Tokopedia Hilda Kitti mengungkapkan, transaksi parsel makanan di Tokopedia mengalami lonjakan hampir empat kali lipat selama bulan Ramadan 2020 dibanding Ramadan tahun sebelumnya. Hal ini menandakan belanja online semakin menjadi andalan masyarakat.

Baca Juga :  Gojek dan Grab Dipanggil Kemenhub Hari Ini, Masalah Apa?

Kanal digital pun kian dimanfaatkan pegiat usaha di Indonesia untuk mempertahankan bisnis terutama saat pandemi. Terbukti dari jumlah penjual di Tokopedia yang bertumbuh signifikan. Dari yang sebelum pandemi berjumlah 7,2 juta menjadi lebih dari 10 juta saat ini dan hampir 100 persennya UMKM,” ujar Hilda.

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan mitra maupun pelanggan selama pandemi, GoSend menerapkan prosedur operasional standar (SOP) khusus yang sejalan dengan prinsip Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan (J3K) Gojek.

Dalam SOP tersebut, para mitra GoSend wajib menggunakan atribut pendukung seperti masker dalam menjalankan tugas saat perjalanan maupun bertemu pelanggan, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak sedikitnya satu meter dengan orang lain, serta selalu melakukan desinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan. Selain itu, mitra tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit.

Baca Juga :  Libur Akhir Tahun, Gopay Beri Cashbak hingga 50 Persen Bisa Bayar Paylater

Kampanye ‘Dekatkan yang Jauh, Kirim yang Bermakna. ini juga menghadirkan berbagai penawaran menarik dari sejumlah layanan Gojek, seperti layanan GoFood, GoRide, GoCar, GoMart, GoTix, GoPlay, dan GoClub.

Sebelumnya, Gojek dan Tokopedia telah berkolaborasi dalam berbagai inisiatif. Salah satunya adalah kampanye #SenangnyaInstan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengiriman hemat bagi para pengguna layanan logistik Gojek, seperti GoSend, GoSend Portal, GoBox, dan GoShop.

(TOW)

Loading...