Mantap! Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Surabaya Gandeng Go-Jek

Transonlinewatch- Pengantaran paket narkoba melalui jasa ojek online menjadi satu modus yang perlu diwaspadai.

Untuk itu BNNK Surabaya menggandeng platform start up Gojek untuk ikut memerangi peredaran narkoba.

“Kami harap deklarasi ini bisa diterapkan di pekerjaan sehari-hari sebab gojek tidak hanya untuk mengantar orang tapi mengambil barang. Supaya gojek tidak terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” kata Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti pada, Minggu (28/10/2018).

Menurut Suparti, semakin hari peredaran narkoba ke Indonesia bisa melalui mana saja seperti China, Malaysia dan Nigeria.

Sementara peredarannya juga bisa melalui berbagai sarana pengiriman dengan berbagai modus yang rentan dimanfaatkan oleh para pelaku.

Gojek dipilih BNNK lantaran lebih dekat dengan aktifitas masyarakat, tidak hanya mengantar penumpang tapi juga barang.

Baca Juga :  Menyentuh Hati, Netizen Doakan Driver Ojol Perempuan Ini

Adapun upaya antisipasi yang bisa dilakukan, yakni mencurigai pemberian tip dari penumpang.

“Karena kalau terbukti membawa narkoba Undang-Undang Dasar (UUD) tidak melihat sengaja apa tidak. Jadi perlu ada kewaspadaan agar tidak terlibat pengedar maupun kurir,” kata Suparti.

Oleh sebab itu, deklarasi Gojek memerangi narkoba ini diharapkan bisa menjadi dukungan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN).

“Jangan sampai dimanafaatkan bandar untuk menjadi kurir. Kalau sebagai kurir belum ditemukan, tapi BNNK Surabaya menemukan sebagai pengguna,” kata Suparti.

Head of Regional Corporate Communication Go-Jek Alfianto Domy Aji mengatakan, pihaknya telah menjaga jasa pengiriman barang dan meminta agar mitra gojek dapat mengantisipasi sekaligus self control.

Baca Juga :  Duh! Gak Terima Disalip, Wartawan Dipukul Driver Ojek Online

“Ajakan BNNK Surabaya ini kami apresiasi. Kami mem-protect jasa teman-teman mengirimkan barang dan di sisi personal mereka (driver) melakukan self control masing-masing mengingatkan, lebih peduli dan waspada peredaran narkoba,” kata Alfianto.

(tribunnews/tow)

 

 

Loading...