Konflik Transportasi Online, Gubernur dan Walikota Batam Diharapkan Tidak Diam

BATAM, Konflik berkepanjangan antara transportasi online dan non online di Batam terus berlangsung.

Selain ojek online, kini taksi online juga bermasalah.

Aksi saling protes antara kedua kubu kian sering terjadi belakangan ini dan berujung aksi demo.

Anggota Komisi III DPRD Kepri yang menangani bidang perhubungan, Surya Makmur Nasution menilai, konflik ini terus muncul karena tidak ada aturan yang mengatur alat transportasi ini.

Aturan yang jelas dan tegas dianggap sebagai solusi dalam mengatasi masalah yang muncul.

“Harus ada aturan yang jelas dan tegas terkait transportasi online dan konvensional ini,” kata Surya kepada awak media di kantor DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang, ┬áRabu (2/8/2017) sore.

Baca Juga :  Kisah Driver GOJEK Pakaikan Jaket pada Tunawisma Telanjang Masuk Berita Korea Selatan: Ini Indonesia

Menurut Surya, solusi tersebut akan cepat tercapai kalau Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Walikota Batam Muhammad Rudi duduk bersama untuk mengambil keputusan.

Baik Nurdin maupun Rudi sama-sama bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini, baik untuk mengambil solusi jangka pendek dan jangka panjang.

Pemprov Kepri dan Pemko Batam diminta untuk belajar dari daerah lain yang sudah menerapkan aturan main transportasi online dan konvensional tanpa menimbulkan permasalahan.

Misalnya, DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali dan lain-lain.

Baca:

Menurut Surya, jika hanya menunggu aturan main dari pemerintahan pusat, masalah ini tidak akan selesai-selesai.

Baca Juga :  Peringati Hari Perempuan, Gojek Hadirkan Standar Keamanan Tertinggi di Industri

“Kalau tetap dibiarkan dan hanya menunggu-nunggu, hal ini akan berlarut-larut. Ini akan mengganggu kenyamanan Batam,” tegas kader Partai Demokrat tersebut.

Sebenarnya, beberapa daerah sudah mengeluarkan aturan main terhadap transportasi online ini.

Seperti di Bali, ada zona-zona tertentu yang tidak boleh dimasuki oleh transportasi online.

Begitu juga di beberapa daerah lain, sehingga tidak terjadi bentrok antardriver transportasi.

(Tribunnews/Tow)

Loading...