Komunitas Ojol di Purwokerto Bantu Distribusikan Daging Kurban ke Penerima

Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Ojek "Online" Cinta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kocak) turut membantu pendistribusian daging kurban di Purwokerto, Banyumas. Antara

Di tengah pandemi Covid-19, perayaan Idul Adha 1441 Hijriyah dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tak terkecuali dengan proses pembagian daging kurban.

Puluhan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Ojek “Online” Cinta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kocak) turut membantu pendistribusian daging kurban di Purwokerto, Banyumas.

“Anggota Kocak yang terlibat dalam pendistribusian daging kurban hari ini kurang lebih 23 orang,” kata Koordinator Kocak Budi Komeng di Purwokerto, Sabtu, dikutip dari Antara.

Menurut dia, puluhan anggota Kocak tersebut membantu pendistribusian daging kurban dari 8 masjid di Purwokerto, salah satunya Masjid Bhayangkara.

Kendati demikian, dia mengatakan pendistribusian daging oleh anggota Kocak hanya dilakukan untuk calon penerima yang alamat rumahnya cukup jauh dari masjid, sedangkan distribusi untuk warga sekitar dilakukan oleh panitia kurban.

Baca Juga :  Gak Kuat Bayar Pajak, Driver Go-Jek Ini Jual Mini Cooper yang Ia Dapat Saat Harbolnas

“Seperti yang kami lakukan hari ini, mengantarkan daging kurban untuk para ustadz/ustadzah yang biasa mengisi tausiah di Masjid Bhayangkara. Alamat mereka tersebar di berbagai pelosok Banyumas,” katanya.

Menurut dia, semua itu dilakukan anggota Kocak secara sukarela yang didasari rasa kemanusiaan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Ia mengaku bersyukur karena keterlibatan anggota Kocak dalam pendistribusian daging kurban tersebut mendapat sambutan positif dari takmir masjid.

“Tadi, salah seorang takmir Masjid Bhayangkara, Pak Handoko menyampaikan terima kasih kepada kami karena terbantu dalam pendistribusian daging kurban,” katanya.

Sementara itu, seorang Pembina Kocak yang juga Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Banyumas Komisaris Polisi Davis Busin Siswara mengatakan pendistribusian daging kurban tersebut, selain melibatkan anggota Kocak juga bekerja sama dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Baca Juga :  Moratorium Diperlukan untuk Proses Rekrut Ojek Online

Menurut dia, Kocak merupakan bagian dari konsep pemolisian masyarakat (polmas) modern yang dikembangkan oleh Polresta Banyumas, yakni “community safety, to safe community” di mana komunitas masyarakat yang dibina dan diberi info kamtibmas sedemikian rupa menjadi penjaga keamanan dari masyarakat itu sendiri.

Oleh karena itu, kata dia, Kocak sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran menjaga kamtibmas khususnya pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Saat pandemi seperti sekarang ini, masyarakat tidak boleh datang untuk mengambil daging kurban karena rawan terjadinya penularan Covid-19 dengan adanya massa berkerumun, sehingga teman-teman dari Kocak ikut membantu pendistribusian daging yang dilakukan panitia kurban,” jelasnya.

Baca Juga :  Cerita Caleg DPRD dari PSI Kota Manado Tembus Kemacetan Gunakan Go-Jek

(TOW)

Loading...