Kisah Pengemudi Ojek Online Dikejar Tukang Tagih Utang

Lewo, pengemudi Ojol, berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir. (mia)

Wabah virus corona atau Covid-19 membuat Lewo (45), pengemudi ojek online, mengeluhkan penghasilan yang menurun drastis hingga 50 persen. Terlebih dirinya memiliki banyak angsuran dan harus menanggung biaya hidup istri serta anak-anak.

“Dampaknya besar banget di perekonomian, yang nagih utang juga nggak mau tahu kami harus bayar, nggak peduli kami nggak punya uang,” tutur Lewo, saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (24/11/2020) seperti dilansir dari Poskota.co.id.

Lewo mengakui pada awal-awal virus corona mewabah, bantuan dari RT masih ada, namun saat ini sudah tidak ada lagi bantuan yang diterima oleh keluarganya.

“Sudah 10 bulan ini virus corona belum juga berakhir, hidup masih begini aja, nggak ada perubahan, nggak punya tabungan sama sekali, ya sudah pasrah aja,” tambahnya.

Baca Juga :  Wow, Go-Jek Catatkan 10 Juta Perjalanan dalam Enam Bulan di Singapura

Pria yang memiliki dua orang anak ini mengatakan dirinya selalu menerapkan protokol kesehatan saat bekerja.

“Pas mengantar penumpang saya menggunakan masker, sering cuci tangan juga dan mengingatkan penumpang untuk selalu waspada dalam menghadapi musim pandemi virus corona ini,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat dan pemerintah saling bahu membahu memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Jadi menurut saya bukan hanya pemerintah yang gencar menanggulangi wabah penyakit ini, tapi juga masyarakat harus taat sama imbauan seperti menjaga jarak, pakai masker dan menjaga kebersihan serta rajin mencuci tangan pakai sabun agar virus corona segera berakhir,” tandas Lewo.

(TOW)

Loading...