Keren! Logo Baru Gojek Merajut Nusantara dari Titik Nol Sabang

Perusahaan berbasis digital Indonesia Gojek resmi mengganti logonya dengan yang baru, dan mereka mulai memperkenalkan kepada seluruh mitranya melalui kegiatan kirab Merajut Nusantara yang diawali dari titik nol Kota Sabang, Aceh.

“Kirab Merajut Nusantara ini sebetulnya semangat yang kami bangun berdasarkan dengan pergantian logo Gojek. Dan juga momentum peringatan 17 Agustus Kemerdekaan Indonesia,” kata Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Teuku Parvinanda, Senin.

Ia menjelaskan, pada 22 Juli lalu Gojek resmi menggantikan logo dengan yang baru mengingat perusahaan tersebut telah banyak mengalami perkembangan. Logo lama Gojek hanya berbentuk sepeda motor, artinya hanya menaungi layanan transportasi, seperti Go-Ride atau Go-Car.

Namun, nyatanya Gojek telah memiliki 22 layanan yang harus dinaungi dalam satu logo.

Baca Juga :  Sistem Dianggap Menindas, Puluhan Driver Geruduk Kantor Grab Bali

“Sekarang bukan hanya transportasi saja, tapi kita punya Go-Food, Go-Pay, Go-Life, dan yang lain, artinya tidak hanya mitra driver saja yang kita wadahi dengan logo ini, tapi bagaimana dengan mitra-mitra lain,” katanya.

Sehingga bertolak dari hal itu, Gojek coba menjawab identitas untuk teman-teman agar terwadahi semua.

“Sekarang kita melihat Gojek sudah terwadahi banyak kebutuhan masyarakat, makanya logo kita pilih namanya Solve,” kata Parvinda.

Parvinda menyebutkan, mereka kata Solve lantaran Gojek ingin memberi banyak solusi kepada masyarakat yang menggunakan layanannya, mulai dari Go-Ride hingga Go-Life. Dengan harapan logo itu juga bisa melambangkan Gojek telah mengambil posisi di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

“Kami melihat Gojek dengan Indonesia punya semangat yang sama, karena Gojek perusahaan karya anak bangsa yang menaungi mitra-mitranya warga negara Indonesia yang punya semangat untuk membangun Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Kementrian Transportasi Berhentikan Rencana Ekspansi Grab di Vietnam

Kemudian, kirab Merajut Nusantara akan berlangsung hingga 17 Agustus mendatang di Jakarta.

Katanya, kirab Merajut Nusantara hari ini selain dimulai dari Sabang sebagai ujung barat, juga dalam waktu yang bersamaan berlangsung di ujung timur Indonesia Merauke sebagai posisi start.

‌”Nanti akan konvoi, rombongan ini akan melakukan relay sambung menyambung mitra kita, bergerak dari Sabang ke Banda Aceh, kemudian dari Banda Aceh ke Medan, Lampung, dan hingga ke Pulau Jawa, begitu juga yang start dari Merauke. Ada 38 kota kita lewati dan insyaallah akan finis di Jakarta pada 17 Agustus bertepatan dengan kemerdekaan Indonesia,” katanya.

 

(antaranews/tow)

Loading...