Kena Karma, Begal Taksi Online Tabrak Truk Tronton

Mobil milik driver online dibawa kabur penumpang. ©2019 Merdeka.com

Aksi pembegalan mobil taksi online terjadi di Kampung Bangkong, Desa Sukarame, Kecamatan Cikesal, Kabupaten Serang, Senin (2/12).

Pelaku menjalakan aksinya sekitar pukul 18.00 WIB. Tak lama berselang usai begal jalankan aksinya, tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang berhasil meringkus pelaku perampasan di Tol Tangerang- Merak KM 66, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Senin (2/12) malam.

Pelaku bernama Dadan (21) berhasil ditangkap usai kendaraan rampasan menabrak bagian belakang truck tronton pengangkut kontener.

Sebelumnya korban Varis Andriawan (21) mendapat orderan untuk mengantarkan pelaku dari Jakarta Barat tujuan Serang.

Sekitar KM 62 arah Merak tak jauh dari Gerbang Ciujung, pelaku meminta korban untuk menepikan kendaraan. Tidak curiga, supir warga Desa Trimulyo RT.003/05, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal ini langsung menepikan kendaraannya dipinggiran jalan.

Tanpa disangka begitu kendaraan berhenti, pelaku langsung menghunuskan pisau ke leher korban.

Dalam kondisi bersimbah darah karena luka tusuk di leher, korban berhasil keluar dari dalam kendaraan dan lari minta pertolongan. Petugas patroli PT Marga Mandalasakti yang melintas langsung dilarikan ke rumah sakit.

Saat bersamaan, Tim Resmbo Polres Serang yang tengah melakukan observasi di jalan tol mendapat informasi dari pihak patroli PT MMS. Tim Resmob pun langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Mendapat informasi bahwa pelaku membawa kabur mobil korban, Tim Resmob langsung melakukan pengejaran.

Setelah dilakukan pengejaran, petugas menemukan kendaraan minibus Daihatsu B 1458 ERH milik korban yang dibawa pelaku dalam keadaan ringsek setelah mengalami kecelakaan menabrak bagian belakang kendaraan yang mengangkut kontainer.

Tim Resmob lantas mengevakuasi tersangka ke Rumah Sakit Sari Asih guna mendapatkan pertolongan dan perawatan.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan membenarkan jika telah terjadi kasus pembegalan di jalan tol.

Meski demikian, Kapolres belum dapat memberikan keterangan lebih jauh dikarenakan, baik pelaku ataupun korban belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam kondisi perawatan.

“Korban merupakan sopir Grab. Awalnya, korban sedang menerima orderan Grab dari Jakarta menuju ke Serang dimana menurut keterangan tersangka sebelum Gerbang tol Ciujung supir diminta untuk menepi oleh tersangka atas nama Dadan,” singkatnya.

(rmolbanten.com/transonlinewatch)

Loading...