Kelar Resmikan Taksi Online, Pemprov Jatim Persiapkan Regulasi Ojek Online

Setelah meresmikan taksi online, Pemprov Jatim langsung berkosentrasi untuk segera mematangkan regulasi ojek online. Aturan yang nantinya tertuang dalam peraturan gubernur (Pergub) itu tidak akan jauh dari Permenhub 108 tahun 2017.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim Wahid Wahyudi saat ditemui mengakui, saat ini pihaknya sedang menyusun rancangan pergub tersebut. “Kami sedang bahas dengan instansi terkait, termasuk dengan pihak ojek online dan kendaraan online lainnya. Serta juga dengan angkutan konvensional,” ujar Wahid, Senin (8/1).

Baca:

Mengenai isinya, dirinya belum bisa menjawab secara rinci karena rancangan pergub belum terbentuk. “Itu masih dalam konsep. Karena masih kami bahas dengan instansi terkait. Kalau dalam pergub sudah tertuang tentu kami bisa jelaskan secara prinsip,” jelasnya.

Baca Juga :  Terungkap, Makanan ini Paling Laris di GrabFood Selama Bulan Ramadan

Regulasi ini nantinya mengacu pada peraturan kementrian perhubungan (permenhub) nomor 108 tahun 2017 tentang angkutan sewa khusus. Tentunya dengan pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak yang berkecimpung langsung dengan ojek online.

Wahid berharap secepatnya regulasi tersebut bisa segera terbentuk. Meskipun di dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, sebenarnya angkutan roda dua tidak diangap angkutan umum. Tetapi, Wahid menganggap bahwa perkembangan ojek online yang cukup banyak perlu ada aturan. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan pelayanan dan keamanan terhadap masyarakat.

“Agar didalam memberikan pelayanan masyarakat bisa berjalan bersama-sama, berjalan beriringan, rukun dan baik semua. Untuk itu secepatnya lah bisa tersusun. Tentu kami masih butuh kordinasi-kordinasi. Tapi kami butuh secepatnya,” bebernya.

Baca Juga :  Apes! Dibentak Customer, Pengemudi Ojol Malah Di-suspend, Grab Cuma Bilang Begini

Wahid melihat selama ini ojek kendaraan roda dua online tidak bisa dipungkiri lagi jika masyarakat membutuhkan. Perkembangan teknologi terus berpacu. Untuk itu Gubernur Jatim Soekarwo telah memerintahkan dirinya supaya secepatnya menyelesaikan pergub tentang ojek online.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Soekarwo menyebutkan, peraturan tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen.  Aturan ini nanti tidak hanya untuk membatasi ojek online yang ada di Jatim. Tapi lebih kepada memberikan perlindungan terhadap konsumen atau menyelamatkan hak-hak penumpang.

“Prinsip dasar satu, karena kendaraan harus tunduk terhadap undang-undang,” kata Pakde Karwo, sebutan akrab Soekarwo.

Pihaknya telah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan Jatim untuk mengajak seluruh elemen yang bersinggungan terhadap ojek online agar diajak bicara membahasnya.

Baca Juga :  Aksi Joget Driver Ojek Online Ini Bikin Netizen Melongo

Soal batas target pembahasan selesai, gubernur kelahiran Madiun tersebut tidaklah memberikan waktu. Namun, bila dirasa terlalu lama dan perlu segera ada putusan. Gubernur berjanji segera memutuskan perda tersebut. “Harus ada batas waktu,” pungkasnya.

(jawapos/tow)

Loading...