Kasus Pemukulan Berakhir Damai, Taksi Online Dapat Titik Penjemputan di Mega Mall

Foto Seorang Pengemudi Taksi Online Kepergok Oleh Taksi Konvensional di Pintu Keluar Parkir Mega Mall. (Foto: Suryakepri.com/Ucu Rahman)

Kasus pemukulan antara driver taksi online dan taksi konvensional di Mega Mall Batam Centre pada Rabu (15/1/2020) lalu berakhir damai.

Kedua belah pihak sepakat menarik laporan, dan berdamai secara kekeluargaan.

“Kuasa hukum pelaku pemukulan berinisial AMH sepakat berdamai, dan korban menarik laporan,” kata AKP Restia Octane Guci, Kapolsek Batam Kota, Kamis (23/1/2020).

Guci menjelaskan, dari hasil perdamaian tersebut, pihak korban yakni taksi online meminta kesepakatan agar driver taksi online mendapat tempat titik penjemputan di Mega Mall.

“Kesepakatan itu dipenuhi pihak taksi konvensional selaku pelaku pemukulan, dan hal itu menjadi sebuah kesepakatan kedua belah pihak,” ujarnya.

Lanjut Guci, ia berharap dengan kesepakatan yang sudah dibuat kedua belah pihak akan membuat kondusifitas di kawasan Mega Mall tidak terjadi lagi, dan keamanan akan tetap terjaga.

Baca Juga :  Keren! Go-Jek Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM Binaan Muslimat NU

“Jika masih terjadi keributan, kami tidak akan segan menangkap dan tidak akan memberikan keringanan,” ungkap Guci.

Diberitakan sebelumnya, driver taksi online bernama Bobby babak belur setelah menjadi bulan-bulanan oknum sopir taksi konvensional.

Pada saat kejadian, korban memisah keributan, tapi malah menjadi korban pengeroyokan oleh driver taksi konvensional hingga opname dan dirawat di.

Artikel ini telah tayang di https://suryakepri.com/2020/01/23/taksi-konvensional-dan-online-berdamai-taksi-online-dapat-titik-penjemputan-di-mega-mall/2/

Loading...