Investasi Telkomsel di GoTo Sesuai Regulasi Perusahaan

Sesuai Regulasi, SingTel Pimpin Team Project Investasi Telkomsel di GoTo. (Foto: MNC Media)

Transonlinewatch.com – Dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR RI ditemukan bahwa proses investasi Telkomsel di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk sudah sesuai regulasi perusahaan. Proses pengambilan keputusan investasi Telkomsel di Gojek senilai Rp6,4 triliun itu bahkan telah diketahui dan disetujui Singapore Telecommunications Limited (SingTel).

Usulan investasi itu juga diketuai oleh Komite Investasi yang diketuai oleh Direksi yang membawahi Bisnis Digital yang merupakan perwakilan dari SingTel. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Panja Investasi BUMN pada Perusahaan Digital Komisi VI DPR RI dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Telekomunikasi Selular, Selasa (14/6/2022).

Dalam presentasi dari Telkom diketahui bahwa terdapat hirarki pengambilan keputusan untuk investasi strategis di Telkomsel. Prosesnya dimulai dari team project yang diketuai oleh Direktur Planning & Transformation Telkomsel yang membawahi Bisnis Digital.

Direktur ini merupakan perwakilan dari SingTel. Dalam perjalanannya usulan investasi di Gojek disetujui oleh seluruh Dewan Direksi melalui mekanisme keputusan kolektif kolegial pada Rapat Direksi Telkomsel. Dalam struktur Direksi Telkomsel terdapat 5 orang wakil Telkom dan 3 orang wakil dari SingTel.

Keputusan dari Rapat Direksi Telkomsel tersebut kemudian diminta persetujuan dari Komisaris Telkomsel. Dalam struktur komisaris terdapat 4 orang wakil Telkom dan 2 orang wakil dari SingTel.

“Investasi Telkomsel di GoTo memerlukan persetujuan dengan sepengetahuan (acknowledge approval) di level Direksi dan Komisaris serta membutuhkan persetujuan dari Pemegang Saham dengan mempertimbangkan nilai materiil dari transaksi,” kata Direktur Utama PT Telkom Ririek Adriansyah.

Namun, dalam investasi Telkomsel di Gojek tidak memerlukan persetujuan dari pemegang saham, yakni Telkom dan SingTel. Sebabnya, persetujuan Pemegang Saham hanya perlu dilakukan apabila Telkomsel meminta pendanaan dari Telkom atau nilai transaksi melebihi batasan tertentu yakni melebihi 12,5% dari ekuitas atau melebihi dari 10% pendapatan bagi Telkomsel. Telkom menggenggam 65% saham di Telkomsel, sementara SingTel memiliki 35%.

Dalam presentasi tersebut juga dinyatakan bahwa investasi Telkomsel tervalidasi dengan berbagai perusahaan terkemuka dari seluruh dunia yang berinvestasi di GoTo. Investor tersebut masuk ke Goto sebelum maupun setelah Telkomsel. Beberapa nama terkenal antara Astra International, SoftBank, Sequoia, Alibaba, Djarum, GIC, dan Mandiri Capital. Selain itu ada juga Mitsubishi, Google, Visa, AIA, dan Bluebird.

(tow) Artikel ini telah tayang di idxchannel.com

Loading...