Ini Tips Bagi Ojol yang Dapat Orderan dari Pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam. TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin

Dinas Kesehatan Kota Semarang mengimbau para pelaku ojek online (ojol) tidak perlu khawatir saat melayani orderan dari para pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Imbauan ini menyusul banyaknya keresahan para ojol karena tidak mengetahui kondisi konsumennya yang ternyata tengah menjalani isolasi mandiri.

Ojol tidak usah khawatir. Mereka kan pakai masker, menerapkan protokol kesehatan,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, Rabu (21/7/2021).

Hakam pun memberikan tips bagi para ojol yang mendapat konsumen dari pasein Covid-19. Dia meminta para ojol tetap memakai masker siapapun konsumennya. Setelah mengantarkan pesanan, cuci tangan wajib dilakukan. Jika konsumen membayar secara tunai, uang tersebut disemprot menggunakan disinfektan untuk mengantisipasi terjadi penularan.

Uangnya disemprot saja pakai disinfektan. Virus hanya bisa bertahan selama 6-8 jam. Setelah itu akan mati. Apalagi di suhu panas, satu jam mati,” jelasnya.

Dia meminta seluruh masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.

(TOW) Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com

Loading...