Ini Penyebab Uber Menjual Bisnis Taksi Terbangnya

Salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi online, Uber akan menjual anak usahanya. Anak usaha yang bergerak di bidang bisnis mobil tanpa pengemudi atau mobil terbang tersebut dijual ke Aurora Technologies.

Penjualan dilakukan Uber untuk mengembangkan Aurora Technologies. Dimana, Uber memiliki saham di Aurora Technologies. Selain itu, penjualan dilakukan Uber juga untuk mendapatkan keuntungan.

Dikutip dari BBC, Rabu (9/12/2020), Kepala Eksekutif Uber sekaligus Direksi Aurora, Dara Khosrowshahi mengatakan, kesepakatan ini akan membantu perusahaan yang didirikan pada 2017 lalu untuk mempercepat misinya mewujudkan mobil tanpa pengemudi.

Diketahui, Uber akan menginvestasikan US$ 400 juta di perusahaan yang didukung Amazon tersebut dan mendapatkan 26% saham.

Baca Juga :  Brutal! Mobil Dirusak, Driver Taksi Online Diintimadasi Pengemudi Taksi Konvensional di Jambi

Terlepas dari penjualan anak perusahaan mobil tanpa pengemudi yang dikenal sebagai Advanced Technologies Group, Uber mengatakan tetap tertarik pada sektor ini, dengan rencana untuk bekerja sama dengan Aurora dalam meluncurkan mobil tanpa pengemudi di jaringannya.

“Beberapa teknologi menjanjikan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dengan transportasi yang aman, dapat diakses, dan ramah lingkungan seperti kendaraan yang dapat mengemudi sendiri,” kata Khosrowshahi.

“Selama lima tahun terakhir, tim fenomenal kami telah menjadi yang terdepan dalam upaya ini – dan dalam bergabung dengan Aurora, mereka sekarang berada di posisi terdepan untuk memenuhi janji itu lebih cepat,” tutupnya, seperti dilansir dari CNBC Indonesia.

(TOW)

Loading...