Honda Beat Milik Driver Ojol di Telukbetung Utara Dibawa Kabur Maling

Seorang mahasiswa di satu universitas di Lampung, Ahmad Nurfathoni (20), menjadi korban curanmor di Bandar Lampung, Minggu (21/2/2021). Pria yang juga berprofesi sebagai driver ojol itu mengetahui jadi korban curanmor setelah sempat tertidur siang hari. Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus

Seorang driver ojol jadi korban pencurian kendaraan bermotor alias curanmor di Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Muhammad Nurfathoni (20) yang juga merupakan mahasiswa di satu universitas di Lampung, mengatakan, motornya raib dibawa pelaku curanmor saat sedang tertidur, Minggu (21/2/2021) sekira pukul 15.00 WIB, seperti dilansir dari TribunBandarLampung.com.

Motor Ahmad yang hilang yaitu Motor Honda Beat tahun 2019 berwarna putih, bernomor polisi BE 2757 ADP.

Motor tersebut hilang di teras rumah.

Ahmad mengatakan siang itu dirinya baru pulang dari bekerja.

Kejadian itu berlangsung pada siang hari, sepulang saya bekerja sebagai ojek online.”

Saat itu pukul 12.00 WIB, saya pulang ke rumah,” kata Ahmad, Senin.

Sampai di rumah, saya parkirkan motor di teras rumah. Lalu saya masuk ke dalam rumah,” sambungnya.

Ahmad mengatakan saat ia sampai dirumah waktu sudah mendekati salat dzuhur, dirinya hendak salat.

Waktu saya sampai di rumah waktu sudah mendekati ibadah salat zuhur.”

Papa saya waktu itu ingin salat ke Mushala dekat rumah,” kata Ahmad.

Baca Juga :  Seratusan Pengemudi Ojek Online Dapat Bantuan Paket Sembako dari Kapolres Bojonegoro

Karena papa ingin salat di Mushala, saya salat di rumah. Rumah saya sekalian warung juga.”

Jadi kalau ada yang pergi, harus ada yang menunggu di rumah. Supaya warung tetap ada yang menunggu,” sambungnya.

Ahmad mengatakan setelah dirinya menunaikan ibadah salat zuhur, dirinya merasa lelah sekali, dan hendak beristirahat sebentar, sembari menunggu papanya pulang.

Setelah selesai salat, saya sempat berbaring di kamar, karena saya merasa lelah.”

Alih-alih beristirahat sebentar, saya malah ketiduran,” kata Ahmad.

Pukul 15.00 WIB, papa baru sampai rumah. Karena melihat kondisi rumah pada saat itu sepi, papa membangunkan saya.”

Mad, mad, bangun. Kamu parkirkan motor di sebelah mana?‘” kata Ahmad mengikuti perkartaan papanya.

Ahmad mengatakan tadi sebelum tidur dirinya parkirkan motor di teras rumah, dekat pintu warung.

Ini motor kamu kok nggak ada di luar. Pintu rumah malah kebuka gini dan kamu malah tidur di kamar,” kata Ahmad meniru perkataan papanya.

Baca Juga :  Selaras dengan Go-Jek, Bos Grab juga Mendukung Keputusan MK Soal Ojek Online

Ahmad mengatakan setelah mendengar perkataan papanya itu, ia langsung ke luar rumah untuk mengecek motornya.

Ketika sampai di luar rumah ternyata motor saya sudah tidak ada.”

Lalu saya berkeliling di lingkungan sekitar. Ternyata tidak ada satupun tetangga saya yang melihat motor saya,” kata Ahmad.

Setelah kejadian, saya melaporkan pencurian itu ke Polsek Telukbetung Utara,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Indra Herlianto membenarkan informasi curanmor yang dialami driver ojol di Bandar Lampung itu.

Korban dan ayahnya kemarin sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telukbetung Utara.”

Laporan korban sudah diterima oleh Kanit Posek Teluk Betung Utara,” kata Kompol Indra Herlianto.

Indra mengatakan, kejadian curanmor tersebut terjadi di Jalan Hajjah Haniah, No 34, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, pada Minggu (21/2/2021) pukul 15.00 WIB.

Kejadian curanmor itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB.”

Baca Juga :  Kenapa Honda Beat Street Seken Diminati Driver Ojek Online?

Saat itu korban sedang tertidur di kamarnya. Lalu ketika papanya pulang dan menanyakan motornya kepada korban. Korban baru menyadari kalo motornya sudah tidak ada,” jelas Kompol Indra Herlianto.

Indra mengatakan, motor hilang saat diparkirkan di halaman rumah.

Motor yang hilang motor Honda Beat berwarna putih. Bernomor polisi BE 2757 ADP,

Kami akan mendalami informasi dari korban, dan kami akan mencocokkan kejadian tersebut, dengan kejadian-kejadian curanmor sebelumnya.”

Apakah ada indikasi pelaku merupakan orang yang sama,” ucap Kompol Indra Herlianto.

Indra mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat memparkirkan kendaraannya.

Saya mengimbau kepada masyarakat supaya menggunakan kunci pengaman tambahan.”

Jika memparkirkan kendaraan di tempat umum, pastikan kondisi motor dalam posisi aman.”

Kalau bisa parkirkan kendaraan di tempat yang lebih aman, yang dapat dilihat oleh orang lain. Supaya dapat mempermudah pengawasan,” tandas Kompol Indra Herlianto.

(TOW)

Loading...