Hoaks, Pinjaman Rp 2 Juta untuk Pengemudi Gojek agar Tetap di Rumah

Pengemudi ojek online melintas di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Wabah virus corona membuat kantor-kantor menerapkan kebijakan work from home. Siswa sekolah pun diminta belajar jarak jauh dari rumah.

Dilatarbelakangi situasi ini, belakangan beredar sebuah gambar yang seolah-olah menyatakan bahwa GoJek memberikan pinjaman dana Rp 2 juta untuk para mitra pengemudinya agar tetap di rumah.

Gambar menyebutkan bahwa dana pinjaman akan diberikan lewat aplikasi, lalu pembayarannya dilakukan lewat pemotongan otomatis setiap hari.

Ketika dikonfirmasi oleh KompasTekno, Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan bahwa kabar itu bohong belaka. “Informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” ujar Nila, Minggu (22/3/2020).

Nila menyebut bahwa sejak 17 Maret lalu, GoJek memang memberikan dukungan kepada driver, namun skemanya berupa bantuan pendapatan untuk pengemudi yang terdiagnosa positif Covid-19.

Baca Juga :  Waduh! Gubernur DKI Anies Baswedan akan Berlakukan Sistem Ganjil- genap Motor

Lewat skema bantuan itu, mitra driver memperoleh santunan. Cicilan seperti premi asuransi dan kendaraan juga dihentikan sementara di bulan berjalan saat pengemudi dirawat.

“Ke depannya akan banyak lagi dukungan-dukungan yang akan kami berikan ke mitra driver selama periode penuh tantangan ini,” lanjut Nila.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Hoaks, Pinjaman Rp 2 Juta untuk Pengemudi Gojek agar Tetap di Rumah”, https://tekno.kompas.com/read/2020/03/23/08090007/hoaks-pinjaman-rp-2-juta-untuk-pengemudi-gojek-agar-tetap-di-rumah.

Loading...