Hasil Riset UI, Aplikasi Ojek Online Tingkatkan Omzet UMKM Kuliner

Suasana GoFood Festival di Kota Bandung. Gojek menginisiasi GoFood Festival untuk lebih mendekatkan para pelaku UMKM kuliner Bandung dengan konsumennya. Foto/Dok.Gojek

Bandung menjadi satu kawasan di Indonesia yang mengalami peningkatan omzet dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner. Peningkatan tersebut tak lepas dari peran aplikasi ojek online.

Hal ini dapat dilihat pada hasil riset yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengenai dampak perekonomian salah satu layanan ojek online di Tanah Air yakni Gojek di Kota Bandung, termasuk di dalamnya terhadap UMKM kuliner.

Dalam laman feb.ui.ac.id, LD FEB UI mencatat sebanyak 76 persen mitra UMKM Bandung mengalami kenaikan volume transaksi dengan rata-rata peningkatan omzet sebesar Rp 5,3 juta per bulan. Selain itu, LD FEB UI juga mencatat 90 persen mitra UMKM menyatakan pertama kali go online saat bergabung dengan GoFood, sebuah layanan pesan antar makanan dari aplikasi Gojek.

Baca Juga :  Miliki Teknologi dan Ekosistem, Gojek Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

Menyadari hal tersebut, Gojek telah menginisiasi sebuah tempat makan di Bandung. Seluruh UMKM kuliner Bandung yang juga merupakan mitra merchant GoFood berkumpul di sana. Tempat tersebut kemudian dikenal dengan nama GoFood Festival.

Gojek, melalui GoFood Festival mengajak UMKM Kuliner Bandung untuk menjadi lebih dekat dengan konsumen. Hadirnya GoFood Festival juga menegaskan komitmen Gojek dalam mendukung kemajuan UMKM Kuliner.

Dampak hadirnya GoFood Festival Bandung, tak hanya dirasakan oleh mitra UMKM Kuliner, melainkan juga anak-anak muda Bandung. Keberadaan GoFood Festival telah membuka ruang bagi anak muda Bandung yang memiliki komunitas untuk sekadar berkumpul atau berkarya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebelumnya menyebutkan bahwa keberadaan komunitas nyatanya memiliki pengaruh yang cukup besar dalam pembangunan. Keberadaan komunitas nyatanya memiliki pengaruh yang cukup besar dalam pembangunan sebuah kota.

Baca Juga :  Satu Tahun Pelatihan Gojek Wirausaha, Ribuan Ibu-ibu Muslimat NU Go Digital

Menurut gubernur yang akrab disapa Emil ini, sebagai bagian dari ‘civil society’, peran komunitas mampu menyumbang 25 persen dari perubahan yang terjadi di sebuah kota.

VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek Rosel Lavina mengatakan GoFood memahami keberadaan komunitas di Bandung sangat banyak, tetapi tempat untuk tampil begitu minim. GoFood Festival pun hadir memberikan ragam fasilitas yang diperlukan oleh para anggota komunitas.

Tidak hanya panggung, katanya, GoFood Festival juga menyediakan sound system sebagai pelengkap acara para komunitas. Setiap penggunaan fasilitas di GoFood Festival tidak dipungut biaya.

Rosel menyebutkan fasilitas ini tidak hanya bisa dinikmati mereka yang ingin bermusik. Setiap pengunjung memiliki kesempatan yang sama untuk mengadakan kegiatan di GoFood Festival.

Baca Juga :  Kerjasama dengan Univesitas Indonesia, Go-Jek Tawarkan Layanannya ke 5.000 Mahasiswa Baru

“Pengunjung yang ingin meet up dengan anggota komunitas, arisan, reuni, atau hanya ingin hangout pun bisa di GoFood Festival. Hanya dengan mendaftarkan detail event, kemudian akan dihubungi lebih lanjut oleh pihak GoFood Festival,” ujar Rosel dalam rilis resminya, Senin (9/12/2019).

(tribunjabar.id)

Loading...