Grab Hadirkan Berbagai Rangkaian Kegiatan dan Inisiatif di Jawa Tengah

Selama masa pandemi, Grab turut serta dalam membantu masyarakat dan mitra Grab dengan berbagai rangkaian kegiatan dan inisiatif.

Di Semarang, Grab telah mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran virus dengan menghadirkan GrabProtect, protokol keamanan dan kebersihan berkendara dengan perlindungan ekstra bagi penumpang dan mitra pengemudi.

Grab juga menghadirkan dua layanan baru yakni GrabMart dan GrabAssistant yang membantu mendorong roda perekonomian mitra dan UMKM di tengah pandemi.

Selain itu, Grab juga menghadirkan program #TerusUsaha di Jawa Tengah yang didedikasikan untuk mendukung digitalisasi para pelaku UMKM termasuk melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk mendigitalisasi pedagang pasar tradisional di 5 kota di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Duh! Kejadian Lagi, Taksi Konvensional di Bengkulu Sweeping Taksi dan Ojek Online

Riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics menunjukkan kontribusi ekonomi Grab yang mencapai Rp 872 miliar di Semarang.

Sejalan dengan misi GrabForGood, Grab telah menghadirkan rangkaian inisiatif untuk membantu banyak pihak agar dapat berjuang bersama di tengah pandemi.

Teknologi Grab memudahkan masyarakat dan mitra merchant untuk lebih mudah berbagi serta memberikan kebahagiaan untuk sesama.

Program “Yuk Berbagi” juga merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap UMKM lokal untuk #TerusUsaha dan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Kami berharap terus dapat menjadi bagian penting bagi masyarakat Indonesia di era ekonomi digital ini,” tutup Richard.

Seperti kita ketahui Grab adalah super app terkemuka di Asia Tenggara, menyediakan banyak layanan harian yang paling berarti bagi konsumen.

Baca Juga :  Driver Online Kota Manado Galang Dana untuk Korban Banjir

Saat ini, aplikasi Grab telah diunduh sebanyak lebih dari 205 juta kali, memberikan pengguna Grab kemudahan untuk terhubung dengan jutaan mitra pengemudi dan agen.

Grab menyediakan layanan transportasi on-demand di Asia Tenggara, serta layanan pengantaran makanan, barang, belanjaan, pembayaran digital dan layanan finansial di lebih dari 394 kota di 8 negara, seperti dilansir dari TribunJateng.com.

(TOW)

Loading...