Gojek Terapkan Program J3K di Surabaya, Pastikan Driver dan Pelanggan Aman dan Nyaman

Gojek Terapkan Program J3K Pastikan Driver dan Pelanggan Aman dan Nyaman

Kasus positif virus Corona di Surabaya dari hari ke hari kian bertambah.

Per hari Sabtu (26/9/2020) kemarin saja, Kota Surabaya mencatatkan tambahan 47 orang kasus baru positif virus Corona.

Karena tambahan 47 kasus baru itu pula, maka jumlah total kasus positif virus Corona di Surabaya per 26 September menjadi 14.047 orang.

Terjadinya penambahan kasus virus Corona di Surabaya itu, meski tak bisa diprediksi, namun secara otomatis, cepat atau lambat juga, dampaknya pasti akan mampu menimbulkan rasa takut terhadap para warga Surabaya, sehingga aktivitas keluar rumah maupun melakukan interaksi sosial pun sebisa mungkin dihindari.

Lalu bagaimana upaya Gojek sebagai platform digital yang bergerak pada layanan angkutan melalui jasa ojek dalam menghadapi tantangan untuk tetap menjadi andalan masyarakat ataupun para warga Surabaya di tengah pandemi virus Corona?

Head Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Jatim, Bali & Nusra, Alfianto Domy Aji mengatakan, di tengah makin bertambahnya kasus virus Corona di Surabaya ini, upaya yang dilakukan Gojek sendiri dalam memastikan para mitra driver dan pelanggan agar tetap aman dan nyaman ketika menjalani aktivitas hariannya yaitu dengan menerapkan progam J3K.

“Progam J3K ini merupakan upaya Gojek dalam memastikan seluruh ekosistem termasuk mitra driver dan pelanggan dapat tetap beraktivitas dan menjalani keseharian dengan produktif,” ucap Domy saat ditemui TribunJatim.com di Kantor Gojek Surabaya, Jalan Ngagel Nomor 75, Kecamatan Wonokromo, Minggu (27/9/2020) tribunjatim.com.

Domy mengatakan, dinamakan J3K, lantaran progam tersebut memang bagian dari inovasi Gojek, yang dimana bertujuan untuk tetap selalu mendukung masyarakat menjalankan kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama, yaitu aspek jaga kesehatan, jaga kebersihan dan jaga keamanan.

Baca Juga :  Layanan Ojek Motor Menghilang dari Aplikasi Gojek dan Grab, Asosiasi Ojol Protes

Bicara soal aspek Jaga Kesehatan di dalam J3K, ia mengatakan, fungsionalnya guna menerapkan gaya hidup sehat, terutama bagi para mitranya yang melayani para pelanggan setiap hari.

Satu di antara inisiatif utama Jaga Kesehatan adalah mewajibkan pengecekan suhu tubuh bagi mitra driver di 9 titik Posko Aman J3K yang tersebar di Surabaya, serta kewajiban pengecekan suhu tubuh bagi karyawan mitra usaha GoFood.

Pada aspek Jaga Kesehatan itu pula, dikatakan Domy, Gojek juga secara konsisten selalu memberikan informasi prosedur kesehatan kepada pelanggan melalui shuffle card di aplikasi Gojek.

Selain itu, kata Domy, di aspek Jaga Kesehatan, Gojek juga fokus mengembangkan layanan GoMed sehingga kini pelanggan dapat membuat janji melakukan rapid test Covid-19, membeli vitamin, obat-obatan, membuat janji tatap muka dengan dokter dan lain sebagainya yang terkait layanan kesehatan.

“Berbagai layanan kesehatan yang ada pada GoMed itu sendiri juga merupakan hasil kerja sama kami dengan layanan Halodoc,” tambahnya.

Sementara itu, lebih lanjut Domy menerangkan, untuk aspek Jaga Kebersihan didalam J3K sendiri, yakni tentang sebuah program Gojek dalam memastikan kebersihan ekosistem, salah satunya dengan membuat Posko Aman J3K sebagai tempat melakukan disinfeksi kendaraan dan helm, pendistribusian masker, hairnet, dan hand sanitizer bagi para mitra driver.

Dikatakan oleh Domy, satu diantara upayanya dalam menjaga kebersihan didalam ekosistem Gojek adalah dengan menerapkan protokol kebersihan bagi mitra usaha GoFood, seperti Mitra GoFood di Surabaya selalu diimbau untuk menyediakan wastafel dan hand sanitizer bagi mitra driver, dan menjaga makanan tetap higienis.

Baca Juga :  Kolaborasi Gojek dan Unhas Diharapkan Mampu Menghasilkan Inovasi dan Membantu Mahasiswa

“Tak hanya itu saja, pada layanan GoFood, kami juga menyediakan daftar outlet mitra yang secara konsisten menerapkan penggunaan masker dan pengecekan suhu bagi karyawan, serta penggunaan segel pengaman pada kemasan,” ungkap Domy.

Adapun untuk aspek Jaga Keamanan di dalam J3K, kata Domy, merupakan program Gojek dalam memberikan perlindungan untuk keamanan bersama, yang dimana Gojek akan selalu memberikan informasi suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mereka yang dapat dilihat pelanggan di aplikasi.

Dan menariknya, lanjut Domy, fitur informasi suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan itu merupakan yang pertama di Indonesia.

Pada aspek Jaga Keamanan di J3K, dikatakan pula oleh Domy, progamnya juga diwujudkan dengan dihadirkannya sekat pelindung di GoCar dan GoRide, meski masih dalam konteks tahap uji coba, selain itu ada juga kewajiban driver menggunakan masker dan anjuran penggunaan sarung tangan, imbauan penumpang membawa helm SNI milik pribadi, hingga tersedianya Zona NyAman J3K bagi pelanggan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.

Tak hanya itu saja, kata Domy, prosedur jaga keamanan juga sangat dioptimalkan pada layanan GoFood, seperti mulai dari hadirnya layanan GoFood pickup bagi pelanggan yang ingin mengambil sendiri pesanan di outlet mitra, hingga pengantaran tanpa kontak fisik (contactless delivery) dengan opsi teks pesan cepat pada fitur Chat yang ada didalam pesanan antara pelanggan dengan mitra drivernya dan perlu diketahui bahwa fitur ini juga berlaku untuk GoSend, GoShop, GoMart.

Baca Juga :  Driver Ojol di Yogyakarta Ini Gembira Dapat Pemeriksaan Kesehatan dan Sembako Gratis

Di samping itu, pada aspek Jaga Keamanan, Gojek juga menyediakan berbagai layanan seperti GoPlay, GoTix dan GoGames yang dapat dinikmati secara online agar masyarakat tetap dapat menikmati hiburan dengan cara yang aman.

“Sedangkan untuk menghindari kontak fisik, baik untuk transaksi layanan Gojek atau transaksi di merchant online atau offline, yang dimana hal ini juga bagian dari aspek Jaga Keamanan didalam J3K, maka kami juga mendorong agar pelanggan dapat mengutamakan transaksi menggunakan GoPay,” jelas Domy.

Domy menambahkan, penerapan progam JK3 ini sejatinya tidak hanya berlaku untuk Kota Surabaya saja, melainkan se Indonesia.

“Karena tujuannya untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan ditengah pandemi global Covid-19 atau virus corona, maka dari itu progam J3K ini penerapannya tidak hanya diberlakukan di Surabaya saja, namun berlaku diseluruh wilayah Indonesia juga,” ujar Domy.

Domy juga menginfokan, untuk rincian detail lokasi terkait 9 titik Posko Aman J3K yang tersebar di Surabaya sendiri meliputi Gubeng – Stasiun Gubeng, lalu Mulyorejo – Warkop Bara Bere, serta Rungkut – Warkop MerrC.

Selain itu juga ada di Rungkut – Kantor Fleet Wiratama, lalu Wonocolo – JX International (JATIM EXPO), Sambi Kerep – Shelter TPR, Pabean Cantian – Kantor BPJS TK cabang Perak, Manyar – Warkop VANDA VINDI, serta Wonokromo – Kantor Gojek Surabaya.

(TOW)

Loading...