Gojek Mendeteksi Order Fiktif Ratusan Juta, Pelaku Ditangkap Polisi

Gojek dan Polda Metro Jaya menangkap oknum mitra driver karena melakukan penipuan modus order fiktif. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Gojek melaporkan oknum mitra driver ke Polda Metro Jaya karena terindikasi melakukan order fiktif bernilai ratusan juta.

Pelaku kini telah ditangkap dan masih dalam pemeriksaan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

VP Corporate Affairs Gojek, Teuku Parvinanda Handriawan menjelaskan kasus ini berawal saat sistem keamanan Gojek mendeteksi ketidakwajaran transaksi.

Kemudian Gojek melakukan investigasi lebih lanjut hingga ke kepolisian untuk masuk dalam proses hukum.

“Pelaku adalah oknum mitra driver yang bertindak menjadi mitra usaha GoFood dan pelanggan fiktif. Dengan modus operandi melakukan verifikasi muka ke aplikasi driver Gojek menggunakan topeng,” katanya di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

Teuku menambahkan tindakan penipuan order fiktif ini berhasil terdeteksi oleh sistem Gojek pada April 2021.

Selanjutnya tim Gojek melakukan pendataan, pengumpulan barang bukti, dan meneruskannya sebagai bukti pelaporan pada tanggal 16 Agustus 2021 ke Polda Metro Jaya.

Tindakan penipuan berkedok order fiktif ini tidak menimbulkan kerugian dari pihak mitra driver, mitra usaha Gofood dan pelanggan.

Hal itu disebabkan karena pelaku berperan sebagai mitra driver tidak resmi yang menggunakan akun joki dengan verifikasi muka palsu menggunakan topeng.

“Selain itu pelaku memiliki akun pelanggan dan mitra. Ada juga anggota komplotan yang membantu,” ucapnya.

Atas perbuatan pelaku, Teuku menjelaskan Gojek mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Dia pun menegaskan Gojek selalu meningkatkan teknologi pendukung keamanan untuk ekosistem Gojek.

“Kami sampaikan juga bahwa sistem Gojek memiliki kemampuan untuk mendeteksi setiap tindakan atau aktivitas di ekosistem di luar kewajaran. Gojek akan membawanya ke ranah hukum atas tindakan yang merugikan tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubdit IV Tipid Siber Polda Metro Jaya Kompol Rovan Richard Mahenu mengatakan pelaku telah ditangkap. “Saat ini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

(transonlinewatch.com) Artikel ini telah tayang di inews.id

Loading...