Gojek dan Tokopedia Bawa Dampak Positif Bagi Perekonomian di Indonesia

Ilustrasi - Grup GoTo. (ANTARA/Grup GoTo)

Kolaborasi dua startup unicorn terkemuka Gojek dan Tokopedia disebut membawa dampak positif bagi perekonomian di Indonesia. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) memperkirakan, persatuan Gojek-Tokopedia menjadi GoTo berpotensi menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian baik secara nasional maupun pada tingkat kabupaten dan kota.

Menurut penelitian LPEM UI sebelum terjadinya kolaborasi usaha, keberadaan bersama antara Gojek dan Tokopedia memiliki dampak signifikan pada penurunan tingkat kemiskinan selama 2010-2019. Penurunan kemiskinan terutama terjadi di wilayah kabupaten sebesar 0,3 hingga 0,4 bps dengan memperhitungkan kontrol variabel setiap distrik seperti PDRB, tingkat pengangguran, dan variabel demografi. Hadirnya Tokopedia dan Gojek juga meningkatkan jumlah wirausaha sebesar 2,3%, internet entrepreneurs naik 0,22 bps, dan marketplace entrepreneurs naik 0,03 bps.

Prani Sastiono selaku Tim Peneliti LPEM UI mengatakan, “Keberadaan Tokopedia dan Gojek menurunkan entry barrier dalam mendirikan usaha, sehingga mendorong lebih banyak orang dan pekerja untuk berwirausaha.”

Paska kolaborasi perusahaan, Gojek dan Tokopedia dikabarkan juga akan menjalankan initial public offering (IPO) di bursa saham Indonesia. Besarnya basis konsumen, mitra, maupun penjual yang terlibat dalam aktivitas Gojek dan Tokopedia berdampak pada luasnya implikasi yang ditimbulkan oleh aksi persatuan usaha yang dilakukan, terutama pada aktivitas perekonomian Indonesia.

Baca Juga :  Cerita Perjalanan Satu Tahun Nusantara Ojek di Malang

Selanjutnya, berdasarkan survei nasional kepada 936 responden, dampak hadirnya GoTo di masa depan diperkirakan akan positif. Tim Peneliti LPEM UI Chaikal Nuryakin memaparkan, duet Tokopedia dan Gojek akan meningkatkan nilai tambah hampir di seluruh lini bisnis GoTo. Persatuan bisnis berpotensi meningkatkan jumlah transaksi dan jumlah pengguna baru.

Melalui penghematan biaya dan peningkatan produktivitas, diperkirakan akan ada 20,4 juta tambahan pengguna layanan same day/instant courier melalui Tokopedia, tambahan 1,3 juta transaksi oleh pengguna lama Tokopedia dan dua juta tambahan transaksi dari pengguna lama Gojek.

Jumlah pengguna baru juga naik, di mana diperkirakan akan terdapat 3,9 juta pengguna baru Gojek, 9,1 juta pengguna baru Tokopedia, 15,2 juta pengguna baru dompet digital, dan 589 ribu penjual terdaftar baru di Tokopedia” ujar Chaikal.

Baca Juga :  Gojek Lengkapi 8.000 Unit GoCar dengan Alat Pembersih Udara Sharp

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan, diperkirakan peningkatan aktivitas ekonomi setelah persatuan usaha dapat menciptakan nilai ekonomi langsung sebesar Rp 17-34 triliun.

Nilai ekonomi tersebut akan terjadi pada sektor perdagangan, teknologi informasi dan komunikasi, restoran, dan pendapatan rumah tangga. Berdasarkan simulasi tersebut, secara makro, penggabungan dua unicorn anak bangsa tersebut diperkirakan akan memberikan kontribusi tambahan (pasca kolaborasi bisnis) sebesar 0,1% – 0,3% dari PDB nasional,” ujar Chaikal Nuryakin.

Di ajang ‘Webinar Potensi Kontribusi Sinergi Tokopedia dan Gojek Terhadap Ekonomi Nasional’ yang digelar pada hari Rabu (2/6), Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko juga menyampaikan bahwa dampak dinamis kontribusi Gojek dan Tokopedia terhadap perekonomian berpotensi besar untuk terus tumbuh di masa depan.

Agustinus juga mengatakan, “Walaupun kondisi pandemi COVID-19 memberi tantangan serius bagi ekonomi Indonesia, ternyata industri berbasis informasi dan teknologi yang dituntut keadaan beradaptasi di masa social distancing, menemukan momentumnya yang baik sekali untuk terus berkembang dan memperluas peluang demi membantu memulihkan ekonomi nasional. IPO hasil kolaborasi usaha Gojek dan Tokopedia juga dapat mendorong masyarakat untuk berperan serta aktif di sektor keuangan yang dapat berkontribusi pada financial deepening”.

Baca Juga :  Terapkan Protokol Kebersihan dan Keamanan Makanan, GoFood Mendapat Apresiasi

Pada kesempatan yang sama, Akademisi FEB UI dan Wakil Kepala Bidang Penelitian LPEM FEB UI, Kiki Verico, juga menggarisbawahi peran Gojek dan Tokopedia dalam membangun resiliensi masyarakat dan dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19.

Kiki juga mengungkapkan bahwa penggabungan Gojek dan Tokopedia dapat membantu mempermudah proses penjualan, dari mulai produksi seperti dengan menurunkan biaya informasi dan pencarian sampai dengan transportasi produk.

Oleh karena itu, bergabungnya Gojek dan Tokopedia ini nantinya diharapkan dapat membuka peluang untuk para pemain tanah air, khususnya UMKM, untuk masuk ke pasar global melalui berbagai inovasi yang dapat membantu proses produksi hingga proses distribusi.

(TOW)

Artikel ini telah tayang di tempo.co

Loading...